Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Politik

Peduli Ekonomi Kreatif, Nuroji Dukung Penuh UU Ekonomi Kreatif

×

Peduli Ekonomi Kreatif, Nuroji Dukung Penuh UU Ekonomi Kreatif

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Gerindra, Nuroji menjadi pembicara kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) di Hotel Aston Imperial Bekasi, Jumat (23/08) di Aston Hotel Bekasi. (poto: Man)

BEKASI- Pertumbuhan ekonomi kreatif yang begitu pesat di Indonesia, memerlukan regulasi (aturan) yang mengatur. Dan hal inilah yang mendorong Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Gerindra, Nuroji mendukung penuh lahirnya Undang-undang (UU) Ekonomi Kreatif yang saat ini tengah dibahas di DPR RI.

Hal itu disampaikan saat Nuroji menjadi pembicara dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) di Hotel Aston Imperial Bekasi, Jumat (23/08) di Aston Hotel Bekasi.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Bekasi-Depok itu, berharap dalam satu bulan ke depan UU tersebut bisa segera disahkan.

“Kami saat ini turun ke daerah-daerah untuk melakukan uji publik terkait UU Ekonomi Kreatif,” kata politisi yang kembali terpilih duduk di Senayan periode 2019 – 2024.

Adapun hal-hal yang dibahas dalam UU Ekonomi Kreatif diantaranya, pengembangan pelaku ekonomi kreatif, ekosistem, pendanaan dan pembiayaan, infrastruktur, riset, pendidikan.

“Dengan udang-undang ini harapannya ekonomi kreatif tumbuh dengan pesat seperti di negara-negara lain,” bebernya.

Sejauh ini kata Nuroji, ekonomi kreatif tumbuh pesat di Indonesia dan cukup menopang ekonomi negara. “Sumbangsih ekonomi kreatif pada PDB kita sebesar 8 persen dan menyerap lapangan kerja mencapai 18 juta lapangan kerja,” terang dia

Hanya saja, masalah utama dari ekonomi kreatif terletak pada permodalan atau pembiayaan. “Akses modal ada di bank. Nah untuk dapat pinjaman di bank butuh agunan. Rata-rata ekonomi kreatif tidak punya namanya jaminan,”  kata dia.

Selain itu masalah kelembegaan juga menjadi problem untuk pengembangan ekonomi kreatif. “Kalau di pusat ada Badan Ekonomi Kreatif dan bisa jadi nanti akan jadi kementerian. Kalau di daerah belum ada badan ini,” tandasnya.

Nuroji sendiri berkomitmen terhadap pengembangan ekonomi kreatif khususnya di Kota Bekasi. Bentuk komitmennya terhadap perkembangan ekonomi kreatif di Kota Bekasi salah satunya dengan cara menggandeng Badan Ekonomi Kreatif melakukan bimbingan teknis untuk pelaku ekonomi kreatif di Kota Bekasi.

“Hampir setiap tahun pasti ada bimtek, seminar atau workshop untuk para pelaku ekonomi kreatif di Kota Bekasi. Hal semacam ini sudah kesekian kalinya kami adakan,” pungkasnya. (TIM)

Example 120x600
Politik

“Beliau banyak membantu masyarakat, contoh seperti membantu anak sekolah, pengecoran jalan di wilayah yang belum tersentuh pembangunan. Belum lagi Gus Shol sapaan akrab H Sholihin juga kerap membantu program rutilahu di Kota Bekasi,” ucap Ahmad Yani dikutip bekasiguide.com, Kamis 20 Juni 2024.

Politik

“Bisa jadi ketika pantarlih melakukan coklit, ada warga di TPS-nya belum terdaftar sebagai pemilih. Pantarlih juga berkewajiban untuk memasukkan warga yang belum terdaftar tersebut ke DP4. Sehingga diharapkan dari hasil coklit tersebut warga yang benar-benar memiliki hak sebagai pemilih benar-benar terdaftar. Sedang yang tidak memenuhi syarat, misalnya, meninggal atau menjadi anggota TNI/Polri dicoret dari DP4,” ungkapnya dikutip bekasiguide.com pada Sabtu 15 Juni 2024.