Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Polisi Ciduk Empat Orang Terlibat Praktek Aborsi Ilegal

×

Polisi Ciduk Empat Orang Terlibat Praktek Aborsi Ilegal

Sebarkan artikel ini
Klinik Umum yang dijadikan tempat praktek aborsi ilegal. (poto:ist/lis)

BEKASI- Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Tambun menggerebek Klinik Umum yang diduga kuat dijadikan tempat praktek aborsi ilegal (malpraktek) pada Rabu (07/08) kemarin. Polisi berhasil menciduk 4 orang yang terlibat tindakan praktek aborsi ilegal.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tambun, Kompol Rahmat Sujatmiko mengatakan, penangkapan terhadap 4 terduga pelaku bermula dari informasi masyarakat bahwa di lokasi kejadian perkara tepatnya di Klinik Aditama Medika II, Jalan Pendidikan No.1, kampung Siluman, desa Mangunjaya, kecamatan Tambun ada praktek aborsi, Minggu (11/8/2019).

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Setelah mendapat informasi, kami lakukan observasi terlebih dahulu, kemudian di dapati ditempat tersebut ada alat-alat yang mendukung,” jelasnya kepada awak media pada Minggu (11/08) kemarin.

Rahmat menjelaskan, anggota Reskrim  mendatangi lokasi dan melakukan penggeledahan dan didapati seorang perempuan berinisial HM yang telah melakukan curret (aborsi).

“Kami amankan juga petugas medis AF (pemilik klinik), MP dan juga rekannya WS yang merupakan teman dekat HM (perempuan yang telah melakukan aborsi),” kata Rahmat.

Dikatakan Rahmat, Klinik tersebut telah beroperasi selama tiga tahun. Berdasarkan pengakuan, pelaku baru melakukan satu kali tindakan aborsi dengan pungutan biaya Rp 2 juta terhadap pasiennya.

“Kita amankan barang bukti  1 unit mesin Suction lendir, 1 unit mesin USG, 1 unit monitor jantung, 3 kardus bekas infusan botol, alat suntik/spet, obat-obatan seperti neoribion, alinamin, aminophilin, cefriason, cefotaxin, ranididen, ondancenxron, ketorolex, trabmnsumin, citicolin,” ungkapnya.

Terpisah, Kapolres Metro Kabupaten Bekasi, Kombes Chandra Sukma Kumara menjelaskan bahwa, tindakan aborsi yang diatur dalam Pasal 75 ayat (2) UU Kesehatan itu pun hanya dapat dilakukan setelah melalui konseling dan/atau penasehatan pra tindakan dan diakhiri dengan konseling pasca tindakan yang dilakukan oleh konselor yang kompeten dan berwenang (lihat Pasal 75 ayat [3] UU Kesehatan).

“Jadi, praktik aborsi yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan sebagaimana disebut di atas merupakan aborsi ilegal. Sanksi pidana bagi pelaku aborsi ilegal diatur dalam Pasal 194 UU Kesehatan yang berbunyi Setiap orang yang dengan sengaja melakukan aborsi tidak sesuai dengan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar,” tandasnya. (Lis)

Example 120x600
Metropolitan

“Popda ini ajang pembibitan, karena salah satu basis prestasi olahraga kita itu yakni atlet pelajar di tingkat SD, SMP maupun SMA. Disitulah kita kita akan menemukan dan menentukan bibit bibit atlet masa depan,” ujar Penjabat (Pj) Bupati Bekasi Dani Ramdan dikutip bekasiguide.com pada Rabu, 24 Juli 2024.

Metropolitan

“Kita saat ini sedang mengajukan izin untuk penerbitan Peraturan Bupati mengenai SOP terintegrasi. Draftnya sudah jadi tapi kan karna saya PJ setiap Peraturan Bupati harus ada izin mendagri dulu, nah ini sedang dievaluasi oleh mendagri,” kata Dani Ramdan di Cikarang Pusat, Rabu, 24 Juli 2024.

Metropolitan

“Ya, kita menggerakkan seluruh RT di seluruh Kabupaten Bekasi pada 26-27 Juli nanti untuk melakukan bersih-bersih kampung. Kalau semua RT bisa bergerak, diperkirakan jumlahnya bisa lebih dari satu juta orang, dan ini bisa memecahkan Rekor Muri,” kata Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan dikutip bekasiguide.com, Selasa, 23 Juli 2024.

Metropolitan

“Selamat datang di lembaga pendidikan dan pelatihan Polri, ini adalah tempat para peserta sekalian akan menimba ilmu dan akan dilatih selama 5 bulan kedepan untuk menjadi Insan Bhayangkara yang profesional bermoral serta memiliki mental dan integritas yang baik. Keberhasilan yang telah saudara dapatkan saat ini merupakan berkah dan karunia dari Tuhan Yang Maha Esa serta hasil dari perjuangan panjang melalui ketekunan dan kesungguhan yang juga tentunya tidak lepas dari doa serta dukungan orang tua dan keluarga,”Ujar Wakapolda Metro Jaya.