Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Penangkapan Terduga Teroris di Bekasi dari Bom Pipa Hingga Pin ISIS

×

Penangkapan Terduga Teroris di Bekasi dari Bom Pipa Hingga Pin ISIS

Sebarkan artikel ini
Tempat ditemukannya bom pipa di Wanky Cell. (poto:trobor)

BEKASI- Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap Eki Yudistira alias Rafli. Eki dibekuk di sekitar SPBU, Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur pada Rabu (08/05) sore kemarin. Hampir bersamaan dengan Eki, Densus 88 juga menangkap YM alias Kausar di Rawalumbu.

Setelah penangkapan Eki, Densus 88 menggeledah sebuah toko HP di Jalan KH. Mochtar Tabrani, Bekasi Utara. Toko itu didirikan secara patungan antara Eko dengan kawannya Wawan, tapi Wawan tak terlibat kasus Eki.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono di Bekasi mengatakan hasil penggeledahan ditemukan bom pipa, serbuk, hingga cairan. Benda-benda itu berkaitan dengan bahan peledak sebagai alat pembuat bom.

“Jadi benar ya di dalam pipa yang kita amankan, kita temukan mengandung TATP (Triaseton triperoksida),” kata Argo di lokasi peledakan bom pipa di Babelan, Kamis (09/05).

Penggeledahan di rumah kontrakan Eki di Kavling Barokah, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, petugas gabungan menemukan alat kontrol ledakan bom, hingga pin ISIS.

“Kemudian ada solder yang digunakan untuk merakit benda yang bisa dibuat bom,” ujar dia. (tnc/trobor)

Example 120x600
Metropolitan

“Tentunya merupakan sebuah prestasi yang membanggakan bagi Kami, Pemerintah Kota Bekasi, bersama rekan-rekan penggiat Posyantek di Kota Bekasi dan rasa syukur yang sebesar-besarnya atas predikat penghargaan yang telah disematkan,” ujar Gani Muhamad dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Selasa, 16 Juli 2024.

Metropolitan

“Jadi ada niat yang sama dengan kami meningkatkan aturan, jadi itu apresiasi kenapa saya membuka MPLS di Jawa Barat ini di Kota Bekasi,” jelasnya kepada wartawan termasuk bekasiguide.com di Aula Nonon Sonthanie Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin, 15 Juli 2024.

Metropolitan

“Kami hanya dapat tambahan gas dari Tambun, sekarang dari tahun 2006 itu gasnya sampai di 30 juta, nah turun terus sampai di tahun 2011 tinggal 15 juta, turun terus sampe tahun 2016 ketika kami mendapatkan kilang tinggal 7 atau 8 juta. Saat ini, gas kami tinggal 4 juta. Alhamdulillah kami dapat 4 juta lagi tapi dari lapangan pondok tengah,” kata Prananto di Babelan, Senin, 15 Juli 2024.