Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Sambut Ramadhan, Katar Jatiluhur Pawai Obor Bawa Keranda Jenazah

×

Sambut Ramadhan, Katar Jatiluhur Pawai Obor Bawa Keranda Jenazah

Sebarkan artikel ini
Ratusan peserta pawai obor menyambut bulan suci Ramadhan yang diadakan Karang Taruna, kelurahan Jatiluhur, kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Sabtu (04/05) malam.

BEKASI- Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, Pemuda Karang taruna (Katar) kelurahan Jatiluhur, kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi mengadakan Pawai Obor pada Sabtu (04/05) malam. Pawai obor yang diikuti ratusan peserta tersebut melintasi jalan di wilayah setempat.

“Acara pawai obor seperti ini rutin kami lakukan setiap tahun menjelang bulan suci Ramadhan. Alhamdulillah warga begitu antusias, kurang lebih jumlah peserta sebanyak lima ratus orang,” kata ketua Karang Taruna Jatiluhur, Uci Sanusi kepada bekasiguide.com pada Sabtu (04/05) malam.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Selain anggota Katar, Pawai Obor juga diikuti oleh pemuda masjid wilayah setempat, komunitas dan masyarakat. Uniknya, pada pawai obor kali ini ada peserta yang membawa keranda jenazah lengkap dengan boneka di balut kain kafan persis menyerupai jenazah.

“Keranda jenazah yang kita bawa ini bertujuan agar kita senantiasa ingat mati, sehingga kita tidak berani untuk melakukan perbuatan yang dilarang Allah SWT,” ungkapnya.

Tampak seorang anak peserta pawai obor berpose dengan boneka menyerupai jenazah.

Agar kegiatan pawai obor tidak mengganggu para pengguna jalan, lanjut Uci, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak keamanan wilayah yakni Bimaspol dan Bhabinsa.

“Kita sudah berkoordinasi dengan bimaspol dan Bhabinsa, nanti ada panitia yang sudah diberikan arahan bertugas khusus mengatur lalu lintas. In Shaa Allah tidak terlalu menggangu pengguna jalan. Apalagi kami juga sudah memberi pengumuman lewat media sosial agar malam ini menghindari jalan sekitar jalan wibawa Mukti 2,” kata dia.

Uci berharap, dengan pawai obor dalam menyambut Ramadhan ketika menjalankan ibadah puasa diberikan penerang seperti cahaya obor dalam kegelapan.

“Harapan kami tentunya terciptanya bulan suci Ramadhan yang penuh dengan kekhusuan dalam beribadah dan membawa kemenangan di hari raya idul Fitri nanti. Obor mengandung makna penerang. Mudah-mudahan hati kita selalu terang saat ibadah puasa Ramadhan,” Pungkasnya.

Untuk diketahui, Selain pawai obor juga dimeriahkan penampilan budaya. Panitia juga menyiapkan doorprize untuk para peserta pawai obor. (tnc)

Example 120x600
Metropolitan

“Yang pasti pengembangnya atau developernya sudah tidak ada lagi. Sudah tidak ada lagi itu artinya sudah ditelantarkan lah dari mulai alamatnya atau keberadaannya tidak ada ada lagi. Terus yang kedua belum serah terima perumahannya maka kita bisa lakukan itu,” kata Chaidir di Cikarang Pusat, Rabu, 15 Januari 2025.

Metropolitan

“Kami sudah anggarkan Rp18,5 miliar. Saat ini kami tengah melakukan survei untuk menentukan rute yang akan dilintasi juga menentukan titik berhenti karena BisKita tidak bisa berhenti sembarangan,” kata Kabid Prasarana, Pengembangan dan Penerangan Jalan Umum Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Deni Hendra Kurniawan dikutip bekasiguide.com pada Minggu, 11 Januari 2025.

Metropolitan

“Alokasi untuk Kabupaten Bekasi sebesar 49.578 ton. Ada pun stok pupuk bersubsidi untuk wilayah kabupaten bekasi saat ini tercatat sebesar 5.863 ton. Kita punya kewajiban untuk menyimpan di wilayah Bekasi ini sekitar 1.600 ton. Jadi ini sudah melebihi dari kewajiban kami untuk melakukan penyimpanan selama periode ini,” ucap GM Wilayah 1 PT Pupuk Indonesia (persero), Roh Eddy Andri Wismono di Cikarang Timur, Jumat, 10 Januari 2025.