Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Kerap Tawuran, Polisi Gencarkan Razia Pelajar

×

Kerap Tawuran, Polisi Gencarkan Razia Pelajar

Sebarkan artikel ini
Anggota Polsek Bekasi Selatan, Unsur TNI dan Guru merazia para pelajar.

BEKASI SELATAN- Kepolisian Sektor (Polsek) Bekasi Selatan gencar melakuka razia para pelajar di Kota Bekasi sebelum masuk kedalam kelas. Razia dilakukan guna mencegah aksi tawuran yang kerap terjadi antar pelajar.

“Akhir akhir ini di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota, khususnya di wilayah Bekasi Selatan kerap terjadi tawuran antar pelajar. Sebagai bentuk pencegahan kita gelar razia ke tiap sekolah,” Kanit Binmas Polsek Bekasi Selatan, Iptu Puji Astuti kepada B’Guide.com pada Rabu (29/03).

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Selain itu, kata Puji, razia yang dilakukan bukan hanya untuk memastikan para pelajar bersih dari barang terlarang yang dapat digunakan untuk tawuran saja, namun tujuan lainnya adalah para pelajar terbebas dari narkoba. Peredaran narkoba saat ini sudah menyasar kesemua kelompok dan usia termasuk pelajar.

“Kita pastikan siswa tidak ada yang membawa barang-barang terlarang seperti senjata tajam (Sajam), narkoba, dan barang berbahaya lainnya yang membahayakan orang lain dan dirinya sendiri,” imbuhnya.

Puji melanjutkan, meskipun razia kerap tidak ditemukan barang terlarang, namun pihaknya tidak akan berhenti melakukan pembinaan terhadap para pelajar.

“Ini bentuk kepedulian kepolisian dengan cara cara pendekatan persuasif,” ujar Puji.

Lebih lanjut, Puji menegaskan, pihak Kepolisian akan terus melakukan razia rutin terhadap sekolah khususnya yang berada di wilayah Bekasi Selatan, baik sebelum sekolah maupun setelah sekolah.

“Kita akan terus lakukan razia seperti ini. Selain melakukan razia ke sekolah, kita juga menyisir ke tempat yang kerap dijadikan tongkrongan seperti warnet dan pusat perbelanjaan,” tandasnya. (BK)

Example 120x600
Metropolitan

“Tentunya merupakan sebuah prestasi yang membanggakan bagi Kami, Pemerintah Kota Bekasi, bersama rekan-rekan penggiat Posyantek di Kota Bekasi dan rasa syukur yang sebesar-besarnya atas predikat penghargaan yang telah disematkan,” ujar Gani Muhamad dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Selasa, 16 Juli 2024.

Metropolitan

“Jadi ada niat yang sama dengan kami meningkatkan aturan, jadi itu apresiasi kenapa saya membuka MPLS di Jawa Barat ini di Kota Bekasi,” jelasnya kepada wartawan termasuk bekasiguide.com di Aula Nonon Sonthanie Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin, 15 Juli 2024.

Metropolitan

“Kami hanya dapat tambahan gas dari Tambun, sekarang dari tahun 2006 itu gasnya sampai di 30 juta, nah turun terus sampai di tahun 2011 tinggal 15 juta, turun terus sampe tahun 2016 ketika kami mendapatkan kilang tinggal 7 atau 8 juta. Saat ini, gas kami tinggal 4 juta. Alhamdulillah kami dapat 4 juta lagi tapi dari lapangan pondok tengah,” kata Prananto di Babelan, Senin, 15 Juli 2024.