Tim futsal putra Kota Bekasi meraih kemenangan perdana pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 setelah menaklukkan Kabupaten Garut dengan skor 2-1. Pertandingan kedua tersebut berlangsung di GOR Bang Yan, kompleks Stadion Patriot Candrabhaga, Minggu (1/11/2026).
Kota Bekasi tampil agresif sejak babak pertama. Tekanan demi tekanan dilancarkan hingga M. Dafa Ramadhan, pemain bernomor punggung 15, membuka keunggulan pada menit keenam.
Kota Bekasi menggandakan keunggulan melalui M. Sholeh, pemilik nomor punggung 14, pada menit ke-15. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Kota Bekasi kembali mendapatkan peluang untuk menambah gol pada menit keempat. Namun, bola hanya melintas tipis di sisi gawang Kabupaten Garut.
Garut kemudian memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 pada menit yang sama. Gol tersebut membuat pertandingan semakin ketat dengan jual beli serangan dari kedua tim.
Kota Bekasi berusaha mempertahankan keunggulan, sementara Garut terus mencari gol penyeimbang. Meski kedua tim saling menekan hingga dua menit terakhir waktu normal, tidak ada gol tambahan yang tercipta.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Kota Bekasi memastikan kemenangan dengan skor akhir 2-1.
Ketua Asosiasi Futsal Kota (AFK) Bekasi, Heri Koswara, mengapresiasi penampilan para pemain yang dinilai menunjukkan perkembangan mental dan kerja sama tim.
“Alhamdulillah, mental anak-anak sudah bagus karena tidak lagi gugup. Kerja sama tim juga baik, arahan pelatih diikuti, dan stamina mereka cukup bagus,” ujar Heri dalam keterangannya dikutip bekasiguide.com, Minggu 01 November 2026.
Ia berharap kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi tim untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Heri menegaskan target tim futsal putra Kota Bekasi pada Porprov XV 2026 adalah meraih medali emas.
Menurutnya, persaingan futsal putra di Jawa Barat berlangsung ketat sehingga setiap pertandingan membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan strategi yang matang.
Sementara itu, pelatih futsal putra Kota Bekasi, Ananda Aprizal, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. Meski demikian, ia menilai masih ada sejumlah aspek permainan yang perlu dibenahi sebelum memasuki babak perempat final.
“Yang paling penting, kami lolos dari grup neraka terlebih dahulu. Penampilan anak-anak tetap saya apresiasi, tetapi masih banyak evaluasi yang harus diperbaiki untuk perempat final,” kata Ananda.
Ia menjelaskan, tim sempat kecolongan melalui situasi bola mati dari tendangan sudut pada babak kedua. Namun, para pemain mampu memperbaiki permainan sehingga tidak ada gol tambahan dari Kabupaten Garut.
Ananda menyebut pemulihan kondisi fisik menjadi prioritas utama setelah pertandingan yang menguras tenaga tersebut. Tim pelatih juga akan mengevaluasi penampilan pemain sebelum menghadapi fase gugur.
Terkait calon lawan di perempat final, Ananda memperkirakan Kota Bekasi akan berhadapan dengan Kota Depok. Ia menegaskan kesiapan fisik dan pemulihan pemain menjadi hal penting untuk menjaga peluang tim melangkah lebih jauh dan mewujudkan target medali emas.








