Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Mayat Pria Ditemukan di Kalimalang, Polisi: Tak Ada Tanda Kekerasan

×

Mayat Pria Ditemukan di Kalimalang, Polisi: Tak Ada Tanda Kekerasan

Sebarkan artikel ini
Petugas mengevakuasi jenazah pria yang ditemukan mengambang di Kali Kalimalang, Bekasi. Polisi menyebut belum menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Sesosok mayat pria ditemukan mengambang di aliran Kali Kalimalang, Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Polisi menyebut belum menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Wakapolsek Tambun, AKP Kukuh Setio Utomo mengatakan, penemuan mayat tersebut berawal dari laporan masyarakat yang melihat sosok tubuh mengambang di kali.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Ditemukan sosok mayat di Kali Kalimalang. Sementara diketahui berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan baru satu hari hanyut,” kata Kukuh dikutip Bekasiguide.com, Selasa 1 September 2026.

Korban saat ditemukan mengenakan kaus berwarna hitam bertuliskan “DEADLESS” dan celana pendek.

Polisi juga menemukan sejumlah barang pribadi milik korban, di antaranya handphone dan dompet yang berisi KTP. Namun, identitas korban hingga kini belum dapat dipastikan.

“Identitasnya sementara belum diketahui, masih kita dalami dulu. Nanti kita sesuaikan dengan data-data di dompetnya,” ujarnya.

Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk menjalani visum. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

“Untuk penyebab kematian belum bisa disimpulkan,” pungkasnya.

 

Example 120x600
Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.