Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Dinkes Kota Bekasi Akui Kasus Obat Kedaluwarsa di Puskesmas Rawatembaga akibat Human Error 

×

Dinkes Kota Bekasi Akui Kasus Obat Kedaluwarsa di Puskesmas Rawatembaga akibat Human Error 

Sebarkan artikel ini
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Hadi Prabowo menyampaikan keterangan terkait kasus obat kedaluwarsa di Puskesmas Rawatembaga. Dinkes menyebut kejadian tersebut terjadi akibat human error dan melakukan evaluasi serta penguatan SOP untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Dinas Kesehatan Kota Bekasi mengakui adanya unsur human error dalam kasus obat kedaluwarsa di Puskesmas Rawatembaga, Kecamatan Bekasi Timur.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Hadi Prabowo, mengatakan kejadian tersebut berkaitan dengan penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang belum dilakukan secara optimal.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Menurutnya, SOP terkait pemberian obat sebenarnya telah tersedia. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat kelemahan sehingga obat yang sudah melewati masa kedaluwarsa dapat terlewat dalam proses pengecekan.

“Itu sebenarnya human error. SOP sebenarnya sudah ada, memang implementasinya mungkin ada kelemahan,” kata Hadi dikutip Bekasiguide.com, Selasa 18 Agustus 2026.

Hadi menjelaskan, dalam prosedur pemberian obat, petugas seharusnya melakukan pengecekan terlebih dahulu, termasuk memastikan masa kedaluwarsa obat sebelum diberikan kepada pasien.

“Ketika mau memberikan obat, dicek dulu. Bahkan diinformasikan kepada pasien,” ujarnya.

Pasca kejadian tersebut, Dinkes Kota Bekasi melakukan evaluasi secara menyeluruh. Evaluasi tidak hanya dilakukan terhadap petugas yang terlibat, tetapi juga melibatkan kepala puskesmas dan tenaga farmasi.

Hadi mengatakan pihaknya juga kembali memperkuat penerapan SOP di seluruh puskesmas agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Tidak hanya harapan. Kita sudah memberikan peringatan benar-benar agar tidak terjadi lagi,” katanya.

Ia juga menegaskan kepala puskesmas memiliki peran penting dalam memastikan seluruh prosedur pelayanan kesehatan berjalan sesuai ketentuan.

“Kapus tidak hanya sebagai leader, tidak hanya duduk. Dia harus mengingatkan terus. Tidak hanya farmasi, tetapi pelayanan lainnya, termasuk dokter. Dia juga harus turun,” jelasnya.

Hadi berharap pengawasan yang lebih ketat dapat mencegah kesalahan dalam pelayanan kesehatan yang pada akhirnya dapat berdampak kepada masyarakat.

 

 

 

 

 

Example 120x600