Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, Ahmad Faisyal Hermawan, merespons wacana penggabungan sejumlah BUMD di Jawa Barat menjadi satu entitas holding. Ia menilai langkah tersebut dapat menjadi kebijakan positif apabila disertai evaluasi menyeluruh dan perencanaan yang matang.
“Kalau tujuannya untuk efisiensi dan memperkuat kinerja, tentu ini bagus. Tapi harus jelas dulu kondisi masing-masing BUMD,” ujar politisi PDI Perjuangan asal Kota Bekasi itu dikutip bekasiguide.com, Kamis 19 Februari 2026.
Menurutnya, penggabungan tidak boleh hanya sebatas penyederhanaan struktur. Pemerintah Provinsi Jawa Barat diminta menyiapkan desain bisnis yang jelas dan pengelompokan berbasis sektor agar lebih fokus serta profesional.
Faisyal juga menekankan pentingnya audit komprehensif sebelum kebijakan direalisasikan.
“Harus transparan dan akuntabel. Jangan sampai menimbulkan persoalan baru atau merugikan daerah,” tegasnya.
Ia pun mengingatkan agar hak-hak pegawai tetap dilindungi dalam proses restrukturisasi.
“BUMD harus menjadi motor ekonomi daerah, bukan justru membebani APBD,” pungkasnya.








