Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Jelang Tahun Baru, Lonjakan Penumpang Masih Landai

×

Jelang Tahun Baru, Lonjakan Penumpang Masih Landai

Sebarkan artikel ini
Suasana penumpang di terminal Induk Bekasi.

Lima hari menjelang Tahun Baru Baru 2024, lonjakan penumpang di Terminal Induk Bekasi masih landai.

Berdasarkan pantauan, kepadatan penumpang hanya terlihat di PO Bus dengan tujuan Pulau Sumatra.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Kepala Terminal Bekasi, Hermawan memperkirakan hari ini jumlah penumpang yang berangkat dari Terminal hanya 300- 600 orang.

“Prediksi hari ini di kisaran 300 – 600 penumpang kalo lihat pergerakan nya hari ini cukup landai,” kata Hermawan, Selasa, 26 Desember 2023.

Hermawan menyatakan, lonjakan penumpang sempat terjadi pada 23 Desember lalu. Dua hari menjelang Hari Raya Natal 2023. Pihaknya memberangkatkan sebanyak 1.312 penumpang ke berbagai tujuan.

“Sesuai prediksi untuk puncak arus mudik natal terjadi pada 23 Desember 2023 kemarin, memberangkatkan 1.312 penumpang atau naik sekitar 137%,” jelasnya.

Dalam hal ini, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak TNI Polri dan PO Bus yang berada di Terminal agar tetap menjaga keamanan para penumpang. Terminal induk Bekasi melakukan beberapa langkah antisipasi, diantaranya melakukan koordinasi dgn pihak Polri, TNI, dan Persatuan Pengurus PO Bus yang ada di terminal.

“Jadi, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Terminal Induk Bekasi,” tutupnya.

Example 120x600
Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.