Air Perumda Tirta Patriot yang terkadang kotor, pencatatan meteran, hingga sulitnya mengakses layanan pengaduan menjadi persoalan yang dikeluhkan warga Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.
Anggota DPRD Kota Bekasi, Abdul Muin Hafied, menerima berbagai keluhan tersebut saat kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (P2PD) di wilayah RW 011 dan RW 012, Rabu (28/10/2026).
Warga mempertanyakan kualitas air yang belum maksimal, proses pencatatan meteran oleh petugas, serta minimnya informasi mengenai nomor kontak pengaduan Perumda Tirta Patriot. Kondisi ini membuat sebagian warga kesulitan mencari saluran pengaduan ketika mengalami masalah pelayanan.
Dalam kegiatan tersebut, Asep Surya Aji Darma, Manager Wilayah I Medan Satria dan Bekasi Utara dari Perumda Tirta Patriot, memberikan penjelasan langsung untuk menjawab pertanyaan masyarakat.
Politisi senior Fraksi PAN itu menilai kemudahan akses pengaduan dan kejelasan informasi pelayanan perlu menjadi perhatian agar warga mengetahui langkah yang harus ditempuh ketika menghadapi gangguan air maupun kendala pemasangan sambungan.
“Warga perlu mengetahui saluran pengaduan yang tepat, sehingga ketika terjadi masalah pelayanan, keluhan bisa disampaikan dan ditindaklanjuti oleh pihak Tirta Patriot,” tegas Abdul Muin dikutip bekasiguide.com, Rabu 28 Oktober 2026.
Keluhan tersebut disampaikan dalam pertemuan yang diikuti pengurus RW 008, RW 011, RW 012, RW 013, dan RW 015, para ketua RT, ibu-ibu PKK, serta tokoh masyarakat.
Selain membahas persoalan pelayanan, warga juga mendapatkan informasi mengenai program pemasangan sambungan PDAM gratis hingga akhir Desember 2026.
Abdul Muin berharap persoalan yang disampaikan warga menjadi bahan evaluasi bagi Perumda Tirta Patriot untuk memperbaiki kualitas air, meningkatkan ketepatan pencatatan meteran, serta mempermudah akses pengaduan.
“Pelayanan harus semakin baik dan warga tidak boleh kesulitan mencari informasi ketika menghadapi masalah air bersih,” pungkasnya.








