Seorang pelajar menjadi korban penyerangan menggunakan senjata tajam di Gang Asamawi, Jakamulya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi pada Jumat, 2 Oktober 2026 sekitar pukul 15.00 WIB.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Verdika Bagus Prasetya mengatakan, peristiwa bermula ketika korban bersama rekannya pulang sekolah. Saat melintas di wilayah tersebut, mereka kemudian diserang oleh sekelompok pelajar menggunakan senjata tajam.
Menurut Verdika, penyerangan tersebut dipicu persoalan topi. Salah satu topi yang digunakan kelompok pelaku disebut jatuh atau diambil oleh pihak korban saat mereka melintas.
“Para anak tersebut merasa tidak terima ketika melintas di wilayah tersebut. Salah satu topi yang mereka gunakan diambil oleh pihak korban. Mereka kemudian mengajak rekan-rekannya untuk melakukan penyerangan,” kata Verdika dikutip Bekasiguide.com, Selasa 6 Oktober 2026.
Akibat penyerangan tersebut, satu korban mengalami luka akibat senjata tajam pada bagian lengan. Korban sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan dan kini telah kembali.
“Korban mengalami luka pada bagian lengan. Setelah kejadian, korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan dan saat ini sudah kembali,” jelasnya.
Atas kejadian tersebut, polisi mengimbau para pelajar di Kota Bekasi agar tidak terlibat dalam tawuran, melakukan kekerasan, maupun membawa senjata tajam.








