Komisi III DPRD Kota Bekasi merespon polemik relokasi pedagang Pasar Baru Bekasi. Ketua Komisi III, Arif Rahman Hakim menyebut relokasi pasti menimbulkan pro dan kontra, namun harus memiliki tujuan yang sama untuk penataan pasar yang lebih baik.
Arif menekankan kebijakan relokasi harus berpihak pada pedagang.
“Hanya saja perlu kebijakan dari hati nurani nih pertama, bagaimana kita punya peran untuk tetap menjaga daya beli pasar tradisional ini meningkat dengan baik, tentu dengan tempat yang layak,” kata Arif saat dihubungi melalui seluler dikutip bekasiguide.com, Rabu (2/09/2026).
Ia menyoroti adanya dugaan pungutan yang membebani pedagang, padahal Wali Kota menyebut relokasi gratis.
“Saya sudah dengar juga pak Wali Kota waktu turun mengatakan ini gratis, tetapi ada oknum-oknum tertentu yang akhirnya membebani pedagang dengan membayar lapaknya,” tambahnya.
Untuk mencari solusi, Komisi III menjadwalkan pemanggilan pihak terkait pada Kamis (3/09/2026) besok. Pihak yang akan dipanggil yakni PT Mitra Patriot (PTMP), Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag), dan Bagian Hukum Setda Kota Bekasi untuk membedah dasar Perjanjian Kerja Sama (PKS), termasuk skema pembagian 10 persen ke PTMP dan kontribusinya terhadap PAD.
“Kita akan panggil, pertama PTMP, kedua Disperindag, lalu saya dengar ada kerjasama antara PT MP dengan pihak lain. Kita panggil juga Kabag hukumnya nih, yang membuat PKS itu siapa, kita akan lihat dasar dari peraturan-peraturan apa,” tuturnya.
Sebelumnya, Pedagang Kaki Lima (PKL) Jalan Yamin Pasar Baru bersama elemen pemuda dan mahasiswa menggelar aksi di Gedung DPRD Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar, Margahayu. Mereka mendesak pemerintah dan DPRD memberikan solusi adil terkait rencana relokasi di Jalan Insinyur H. Juanda.
Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan PTMP seharusnya menjalankan instruksi Wali Kota tanpa membuat kebijakan dan perjanjian baru dengan pihak lain.
“Kalau begitu Wali Kota saja cukup dengan perusahaan itu, jangan lagi dengan BUMD nya. Ini besok akan kita bedah dengan Kabag hukumnya,” tandasnya.








