Warga Kavling Perwira Bekasi Utara mengeluhkan kualitas air Perumda Tirta Patriot yang mengalir ke permukiman mereka kerap keruh, berlumpur, bahkan ditemukan cacing. Kondisi tersebut disebut telah berlangsung cukup lama dan kembali terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
Ketua RT 08, Sarkam (64), mengatakan air yang mengalir ke rumah warga memang sering keruh. Namun, kondisi paling parah terjadi sekitar dua pekan lalu ketika air yang keluar dari keran dipenuhi lumpur berwarna putih.
“Kalau keruh itu rutin. Yang paling parah sekitar dua minggu lalu, isinya bukan air, tapi lumpur. Lumpurnya putih,” kata Sarkam dikutip Bekasiguide.com, Jumat 7 Agustus 2026.
Tak hanya keruh, ia juga mengaku warga masih kerap menemukan cacing putih di air yang mengalir dari jaringan PDAM.
“Cacingnya banyak. Sampai sekarang juga masih ada,” ujarnya.
Menurut Sarkam, seluruh warga yang berada di jalur distribusi tersebut terdampak karena menggunakan jaringan air yang sama. Selain kualitas air yang buruk, debit air juga dinilai kecil, terutama pada pagi hari sehingga banyak warga kesulitan mendapatkan pasokan air.
Sarkam juga mengaku sempat mengalami gatal-gatal hingga berobat ke dokter. Meski belum dapat dipastikan penyebabnya berasal dari air, ia berharap kualitas air yang diterima warga dapat segera diperbaiki.
Ia menambahkan, warga hanya menerima bantuan distribusi air bersih apabila pasokan air benar-benar mati. Sementara ketika air tetap mengalir namun dalam kondisi keruh, warga tidak mendapatkan bantuan.
Sarkam berharap Perumda Tirta Patriot segera meningkatkan kualitas maupun debit air agar warga dapat menikmati layanan air bersih yang layak.
“Harapan kami airnya bening, jangan keruh, apalagi sampai ada cacing. Debit airnya juga jangan kecil, supaya warga bisa mendapatkan air bersih setiap hari,” tuturnya.








