Pembangunan turap Kali Duren Jaya akan dilanjutkan hingga tuntas pada 2027 sebagai bagian dari upaya mengurangi banjir yang selama ini mengancam permukiman warga. Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PKS, H. Bambang Purwanto, memastikan program tersebut tetap menjadi prioritas dan akan terus dikawal hingga selesai.
Komitmen itu disampaikan Bambang usai melakukan inspeksi lapangan bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kota Bekasi untuk meninjau progres sekaligus rencana lanjutan pembangunan turap di bantaran Kali Duren Jaya.
Menurut Bambang, pembangunan pada tahun anggaran 2026 belum dapat diselesaikan sepenuhnya karena keterbatasan anggaran. Sisa pekerjaan, termasuk pembangunan sekitar 200 meter turap, akan dilanjutkan melalui APBD 2027.
“Program ini akan terus saya kawal. Pada pembahasan APBD 2027 nanti saya akan memperjuangkan tambahan anggaran sekitar Rp3 miliar lebih agar seluruh pembangunan turap dapat dituntaskan,” ujar Bambang dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Senin 13 Juli 2026.
Ia menjelaskan, keberadaan turap sangat penting untuk memperkuat bantaran kali dan menahan luapan air saat curah hujan tinggi. Selama ini, luapan Kali Duren Jaya masih menjadi penyebab banjir yang merendam kawasan Perumahan Duren Jaya.
“Harapannya, setelah turap selesai dibangun, air kali tidak lagi meluap ke permukiman. Ini merupakan langkah konkret untuk mengurangi potensi banjir yang selama ini dialami warga,” katanya.
Bambang menambahkan, penanganan banjir harus dilakukan secara berkelanjutan melalui pembangunan infrastruktur yang terintegrasi. Karena itu, ia berkomitmen mengawal seluruh proses, mulai dari perencanaan hingga penganggaran, agar program tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Penanganan banjir harus menjadi prioritas. Anggaran yang dialokasikan harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi keselamatan dan kenyamanan warga,” tutupnya.








