Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Hasbullah Rahmad, menegaskan tidak ada rencana penundaan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat. Ia memastikan dukungan anggaran dan tahapan persiapan telah berjalan meski kondisi fiskal pemerintah daerah maupun provinsi tengah menghadapi keterbatasan.
“Enggak, saya tegaskan kalau Porprov tidak ada wacana diundur,” kata Hasbullah usai meninjau kesiapan penyelenggaraan Porprov di Kota Bekasi.
Hasbullah menjelaskan, komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap penyelenggaraan Porprov telah dibuktikan melalui pengalokasian anggaran dan penyusunan tahapan pelaksanaan bersama Dinas Pemuda dan Olahraga serta KONI Jawa Barat.
Menurutnya, isu penundaan yang sempat beredar lebih dipengaruhi kondisi fiskal sejumlah pemerintah kabupaten dan kota yang saat ini sedang menghadapi keterbatasan anggaran.
“Memang kondisi fiskal kabupaten/kota, termasuk provinsi, sedang tidak baik-baik saja. Tapi kita harus menyiasatinya agar event ini tetap berjalan,” ujarnya.
Ia menegaskan, Porprov merupakan tahapan penting dalam proses pembinaan atlet Jawa Barat menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, sehingga penyelenggaraannya tidak mungkin dibatalkan.
“Porprov ini adalah starting point kita menghadapi PON 2028. Jadi tidak mungkin dibatalkan menurut saya,” tegasnya.
Hasbullah menambahkan, seluruh cabang olahraga yang berpeluang tampil di PON akan dipertandingkan pada Porprov sebagai bagian dari proses seleksi atlet Jawa Barat. Karena itu, ia optimistis seluruh persiapan akan terus berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.








