Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Pemuda Terseret Arus Kali Bekasi Saat Menyeberang untuk Memancing

×

Pemuda Terseret Arus Kali Bekasi Saat Menyeberang untuk Memancing

Sebarkan artikel ini

Seorang pemuda bernama Muhammad Ihsan Maulana (22) dilaporkan terseret arus Kali Bekasi di wilayah Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, pada Sabtu, 23 Mei 2026 sekitar pukul 16.00 WIB.

Peristiwa nahas itu terjadi saat korban hendak menyeberangi Kali Bekasi untuk memancing. Saat berada di tengah sungai, korban diduga mengalami kelelahan hingga akhirnya tidak mampu melawan derasnya arus. Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat terlihat terbawa arus sekitar 50 meter dari titik awal sebelum akhirnya menghilang dari pandangan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari mengatakan tim SAR gabungan telah melakukan pencarian dilakukan menggunakan perahu karet dengan penyisiran di sepanjang aliran Kali Bekasi hingga radius 6 kilometer dari lokasi kejadian guna memperluas jangkauan pencarian.

“Basarnas bersama unsur SAR gabungan melakukan upaya pencarian dengan metode penyisiran menggunakan perahu karet di sepanjang aliran Kali Bekasi hingga radius 6 kilometer dari lokasi kejadian, agar proses pencarian lebih efektif dan menjangkau area yang lebih luas,” kata Desiana dikutip Bekasiguide.com, Minggu 24 Mei 2026.

Hingga Minggu 24 Mei 2026, personel Basarnas bersama tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian terhadap korban.

 

Example 120x600
Peristiwa

“Kami masih melakukan pendalaman terhadap para pelaku beserta barang bukti yang diamankan. Tidak menutup kemungkinan adanya jaringan lain maupun tindak pidana lain yang berkaitan dengan kasus ini,” ujar Sumarni dikutip Bekasiguide.com, Jumat 22 Mei 2026.

Peristiwa

“Keresahan utama kami, masa di ruko tempat tinggal dan tempat usaha sendiri harus bayar parkir per jam? Kalau diterapkan, UMKM di sini bisa mati karena pembeli dan logistik pasti malas datang. Masalah ini tidak kunjung ada solusi karena dalam aksi pertama dan kedua hari ini, pihak manajemen selalu mangkir dan menolak menemui kami,” ujar Daniel di lokasi aksi dikutip bekasiguide.com, Kamis 21 Mei 2026.