Penemuan jasad pria di dalam freezer kios ayam geprek di Perumahan Megaregency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, menyisakan trauma mendalam bagi pemilik usaha berinisial AL (38).
AL mengaku masih syok setelah menemukan jasad korban, Abdul Hamid (40), yang selama ini dikenal sebagai penjaga kios dan kerap membantu aktivitas berjualan.
Menurut AL, dirinya sama sekali tidak mengetahui apa yang terjadi di kios miliknya karena saat kejadian ia sedang mudik ke kampung halaman.
“Saya enggak tahu kejadiannya seperti apa, karena posisi lagi pulang kampung. Saya sampai sini sekitar jam 12 malam,” ujar AL dikutip Bekasiguide.com, Senin 30 Maret 2026.
Setibanya di Bekasi, AL sempat menghubungi para karyawannya yang sebelumnya juga pulang kampung. Namun hingga malam, tidak ada satu pun yang datang ke kios.
“Tadinya karyawan sudah pada ngechat katanya menuju ke sini, tapi ternyata enggak ada kabar. Saya tanya, katanya belum ada yang datang,” katanya.
Keesokan paginya, AL mendatangi kios untuk mengecek kondisi tempat usahanya. Saat itu, kios masih dalam keadaan terkunci dan belum ada aktivitas sama sekali.
“Saya pagi ke sini nengok ruko, dari celah kecil buat ngintip. Ternyata belum ada yang pada balik,” ujarnya.
Karena ingin kembali berjualan, AL kemudian meminta bantuan untuk membuka paksa kios. Ia mengaku saat itu berniat menyiapkan bahan dagangan seperti biasa.
“Saya suruh orang buat bongkar, karena mau jualan. Mau motong ayam buat hari ini,” ucapnya.
Namun, AL justru dibuat syok saat memeriksa freezer di dalam kios. Di dalamnya, ia menemukan bungkusan mencurigakan yang tertutup selimut.
“Pas saya periksa freezer, ada bungkusan pakai selimut,” katanya.
Karena penasaran, AL mencoba membuka bungkusan tersebut menggunakan pisau. Saat itulah ia melihat sesuatu yang menyerupai kulit manusia.
“Saya coba buka pakai pisau, ternyata ada kulit seperti kulit manusia,” ungkapnya.
Temuan itu sontak membuat AL panik. Tanpa berpikir panjang, ia langsung berlari ke kantor polisi untuk melaporkan kejadian tersebut.
“Saya langsung kabur ke Polsek bikin laporan, karena posisi saya panik,” katanya.
Setelah petugas datang dan melakukan pemeriksaan, bungkusan tersebut dipastikan berisi jasad Abdul Hamid.
“Pas dibuka sama polisi, ternyata mayat. Korban itu yang jaga di sini,” ujar AL.
Menurut AL, Abdul Hamid bukan pegawai tetap, namun sudah cukup lama membantu menjaga kios dan ikut berjualan secara harian.
“Dia bukan karyawan tetap, tapi penjaga ruko. Kadang bantu jualan juga,” tuturnya.
Selain menemukan jasad korban, AL juga mengaku kehilangan dua unit sepeda motor yang biasa berada di lokasi.
“Saya lihat motor juga hilang dua. Dugaan awal saya seperti itu,” katanya.
Saat ini, polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban dan mendalami kemungkinan adanya unsur tindak pidana dalam kasus tersebut.








