Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Polisi Ungkap Kondisi Terkini Pekerja Yang Selamat Tertimpa Tower Roboh di Tambun

×

Polisi Ungkap Kondisi Terkini Pekerja Yang Selamat Tertimpa Tower Roboh di Tambun

Sebarkan artikel ini

Polisi mengungkap kondisi terkini lima pekerja bangunan yang dinyatakan selamat dari peristiwa robohnya tower BTS yang berlokasi di Kavling Bumi Indah Sejahtera, Desa Karangsatria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.

Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Wuryanti menjelaskan bahwa kelima pekerja yang bernama Tarsum (43), Karmad Suhendri (40), Warsono (29), Belin Satupa (30) dan Dedi (27) itu sudah diperbolehkan pulang. Kondisinya membaik usai menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Dapat kami laporkan bahwa untuk korban selamat para tukang itu semuanya sudah bisa pulang dan mereka semuanya sudah dimintai keterangan. Mereka sebagain luka ringan, terus ada yang shock tapi sudah pulih,” kata Kapolsek dikutip Bekasiguide.com, Rabu 29 Januari 2025.

Sementara, untuk pekerja bernama Rustadi (43) yang dinyatakan meninggal dunia, jasadnya telah dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi.

“Untuk yang jenazah tadi sudah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi. Selanjutnya, kita bantu pulang ke kampung halamannya,” jelasnya.

Sebelumnya, polisi belum bisa mengungkapkan penyebab tower BTS itu roboh. Pihak kepolisian masih harus melakukan penyelidikan dengan melibatkan ahli kontruksi.

“Ini masih dalam penyelidikan dan kasusnya ditangani oleh polres metro bekasi nanti selanjutnya pihak-pihak yang kompeten yang ahli di bidangnya akan dimintai keterangan oleh penyidik,” ungkapnya.

 

 

 

Example 120x600
Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.