Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Tukang Jahit di Pasar Baru Cikarang Tewas Diduga Jadi Korban Pengeroyokan

×

Tukang Jahit di Pasar Baru Cikarang Tewas Diduga Jadi Korban Pengeroyokan

Sebarkan artikel ini

Seorang pria yang berprofesi sebagai tukang jahit di Pasar Baru Cikarang meninggal dunia diduga akibat pengeroyokan dan penganiayaan oleh sekelompok orang, Selasa 17 Desember 2024 pukul 01.00 dinihari.

Mulanya, jasad korban yang diketahui bernama Kodir (40) itu ditemukan tergeletak di dalam toko miliknya. Warga mengira korban tengah tertidur pulas. Namun, setelah dilakukan pengecekan korban telah meninggal dunia.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Kejadiannya sih saya gak tau pasti cuma ngedengernya sih di keroyok atau gimana lah enggak tahu, kalau korban sih kondisinya lagi tidur (tergeletak) di tempat dia, mungkin udah di pindahin,” ucap Masda selaku Tetangga korban, Selasa 17 Desember 2024.

Masda mengungkapkan, di tubuh korban ditemukan adanya luka lebam di bagian wajah dan tangan.

“Dilihat dari fotonya sih, ada lebam-lebam dibagian muka (wajah) sama tangan,” jelasnya.

Ia pun tidak mengetahui secara pasti, penyebab tewasnya korban. Namun, ia menduga korban tewas karena dikeroyok oleh sekelompok orang.

“Kalo senjata tajam gak tau juga dah, soalnya pada memar aja, infonya katanya sih dikeroyok,” ungkapnya.

Ia memastikan, jasad korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Semalam mah udah dibungkus kantung jenazah, langsung dibawa ke RS Polri,” tutupnya.

 

Example 120x600
Peristiwa

“Kami dapat laporan dari warga bahwasannya terjadi peristiwa pembunuhan suami istri. Untuk korban laki-laki meninggal dunia, sedangkan korban perempuan masih kritis di rumah sakit. Kita doakan yang terbaik untuk keluarga korban,” ujar Andi dikutip Bekasiguide.com, Senin 2 Maret 2026.

Peristiwa

“Intinya kejadian tersebut memang benar adanya. Kami mohon maaf kepada seluruh konsumen karena memang terjadi campuran air pada bahan bakar. Dari pihak SPBU kami sudah bertanggung jawab dan seluruh kendaraan terdampak sudah kami tangani,” ujar Ragil dikutip Bekasiguide.com, Minggu 1 Maret 2026.