Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Minimalisir Banjir, Sedimen Lumpur Kali Bojong Rawalumbu Dikeruk

×

Minimalisir Banjir, Sedimen Lumpur Kali Bojong Rawalumbu Dikeruk

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Rawalumbu, Yudistira didampingi Kepala Seksi Pemerintahan, Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Kasi Pem Trantibum) Mulky Sihabuddin dan Babinsa Bojong Rawalumbu Kodim 0507 Bekasi, Serka Subur Hernadi memantau langsungsung pengerukan sedimen lumpur Kali Bojong Rawalumbu.

Sedimen lumpur di kali Bojong Rawalumbu yang berlokasi di Jalan Blue Safir, kelurahan Bojong Rawalumbu dikeruk oleh petugas Dinas Bina Marga Dan Sumber Daya Air  (DBMSDA) Kota Bekasi, Kamis 27 Juni 2024. Ada dua ruas aliran air yang dilakukan pengerukan, Kali Bojong Rawalumbu dan saluran penampungan air.

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Rawalumbu, Yudistira mengatakan, bahwa pengerukan lumpur kali di wilayah kerjanya merupakan agenda tahunan. Pengerukan sedimen lumpur Kali Bojong Rawalumbu melibatkan alat berat dan armada truk pengangkut lumpur dari DBMSDA Kota Bekasi.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Kita melakukan pengerukan sedimen lumpur yang mengendap di Kali Bojong Rawalumbu dan saluran penampungan air dengan kedalaman 1,5 meter. Untuk total jarak panjang yang dikeruk mencapai 2 kilometer,” terang Yudistira kepada awak media pada Kamis 27 Juni 2024.

Yudistira menuturkan, pengerukan sedimen lumpur di Kali Bojong Rawalumbu sepanjang 2 kilometer tersebut berada di tujuh wilayah rukun warga (RW) yang ada di lingkungan kelurahan Bojong Rawalumbu.

“Jadi, untuk sementara ini pengerukan baru sampai di 7 RW. Meliputi RW.040, 28, 26, 39, 09, 10 dan RW.027,” kata Sekcam di lokasi pengerukan sedimen lumpur Kali Bojong Rawalumbu didampingi Kepala Seksi Pemerintahan, Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Kasi Pem Trantibum) Mulky Sihabuddin dan Babinsa Bojong Rawalumbu Kodim 0507 Bekasi, Serka Subur Hernadi.

Lebih lanjut, Yudistira menekankan kepada jajaran Kelurahan yang ada di kecamatan Rawalumbu untuk turun ke lapangan dan mengajak masyarakat melakukan K3 di wilayah kerjanya masing masing.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat di kecamatan Rawalumbu khususnya, untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan. Dan, Jangan membuang sampah sembarangan untuk meminimalisir banjir bila musim penghujan tiba,” tandasnya.

Example 120x600
Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.