Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Soal Tol Jatikarya, Warga Singgung Oknum BPN

×

Soal Tol Jatikarya, Warga Singgung Oknum BPN

Sebarkan artikel ini
Tol Jatikarya di Blokade warga yang mengaku ahli waris dan belum mendapat ganti rugi.

BEKASI- Sejumlah warga yang menjadi ahli waris Tol Jatikarya kembali memblokade Gerbang Tol (GT) Jatikarya pada Kamis (6/10/2022) kemarin.

Aksi penutupan Tol Jatikarya ini dipicu lantaran uang ganti rugi dari pembebasan lahan sampai saat ini belum diterima oleh para ahli waris Tol Jatikarya.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Salah satu ahli waris, Gunun (48) mengatakan, tanah Tol Jatikarya berdasarkan keputusan hukum telah sah menjadi hak mereka (para ahli waris).

“Iya karena gini aksi kami para ahli waris yang sudah sah secara keputusan hukum bahwa ini tanah kami, sampai saat ini kami belum juga di bayar,” katanya Jumat (7/10/2022).

Gunun menyinggung dalang dari permasalahan ini disinyalir berasal dari oknum yang ada di Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Perlu di tegaskan oknumnya kemungkinan besar ada di BPN. Kenapa BPN tidak mau mengeluarkan surat pengantar untuk pencairan proses uang kami,” tegasnya.

Para ahli waris sudah membawa permasalahan sengketa tanah ini sampai ke DPR RI, namun mereka (ahli waris) hanya diminta untuk menunggu.

“Kami sudah ke DPR RI, belum ada kejelasan kami hanya disuruh menunggu,” jelas Gunun.

Gunun berpendapat seharusnya para ahli waris tidak perlu menunggu lagi, karena secara hukum mereka sudah inkracht.

“Masa kami harus menunggu, sedangkan ini kan sudah jelas, sudah mempunyai kekuatan hukum tetap sudah inkracht,” ujarnya.

Dalam aksi blokade tersebut, terlihat ada pohon pisang dan kayu atau ranting yang digunakan untuk menutup jalan di area pintu masuk Tol Jatikarya.

Gugun mengatakan pohon pisang tersebut, merupakan bentuk peringatan keras untuk pihak pengelola Tol Jatikarya.

Selain itu, Gugun juga menegaskan bahwa jika dalam waktu dekat uang pembebasan lahan belum juga dibayarkan, para ahli waris akan menanami Tol Jatikarya dengan pohon pisang dan bercocok tanam disana.

“Nanti semua akan kami tanami pohon pisang kalau dalam waktu dekat ini tidak ada pembayaran. Kami akan bercocok tanam di bangunan kami,” tegasnya. (mae)

Example 120x600
Metropolitan

“Popda ini ajang pembibitan, karena salah satu basis prestasi olahraga kita itu yakni atlet pelajar di tingkat SD, SMP maupun SMA. Disitulah kita kita akan menemukan dan menentukan bibit bibit atlet masa depan,” ujar Penjabat (Pj) Bupati Bekasi Dani Ramdan dikutip bekasiguide.com pada Rabu, 24 Juli 2024.

Metropolitan

“Kita saat ini sedang mengajukan izin untuk penerbitan Peraturan Bupati mengenai SOP terintegrasi. Draftnya sudah jadi tapi kan karna saya PJ setiap Peraturan Bupati harus ada izin mendagri dulu, nah ini sedang dievaluasi oleh mendagri,” kata Dani Ramdan di Cikarang Pusat, Rabu, 24 Juli 2024.

Metropolitan

“Ya, kita menggerakkan seluruh RT di seluruh Kabupaten Bekasi pada 26-27 Juli nanti untuk melakukan bersih-bersih kampung. Kalau semua RT bisa bergerak, diperkirakan jumlahnya bisa lebih dari satu juta orang, dan ini bisa memecahkan Rekor Muri,” kata Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan dikutip bekasiguide.com, Selasa, 23 Juli 2024.

Metropolitan

“Selamat datang di lembaga pendidikan dan pelatihan Polri, ini adalah tempat para peserta sekalian akan menimba ilmu dan akan dilatih selama 5 bulan kedepan untuk menjadi Insan Bhayangkara yang profesional bermoral serta memiliki mental dan integritas yang baik. Keberhasilan yang telah saudara dapatkan saat ini merupakan berkah dan karunia dari Tuhan Yang Maha Esa serta hasil dari perjuangan panjang melalui ketekunan dan kesungguhan yang juga tentunya tidak lepas dari doa serta dukungan orang tua dan keluarga,”Ujar Wakapolda Metro Jaya.