Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Warga Terbantu Aplikasi e-Open, Taufiq Terima Masukan Warga Untuk Tingkatkan Layanan

×

Warga Terbantu Aplikasi e-Open, Taufiq Terima Masukan Warga Untuk Tingkatkan Layanan

Sebarkan artikel ini
Aplikasi e-Open (Istimewa)

Di masa pandemi Covid 19 warga Kota Bekasi terbantu dengan inovasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bekasi dalam pengurusan administasi kependudukan.

Melalui aplikasi e Open, warga Kota Bekasi yang ingin membuat KTP elektronik, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran dan administrasi kependudukan lainnya tidak harus khawatir terpapar Covid 19 karena tidak harus mendatangi langsung ke kantor Disdukcapil dan layanan administrasi kependudukan lainnya.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Alhamdulillah proses pembuatan Akta Lahir anak saya cepat selesai kurang lebih 2 hari, kami pun terbantu dengan e Open karena cukup daftar di aplikasi tanpa harus datang ke kantor Dinas,” ucap Ali Bagya warga Margahayu Bekasi Timur, Jumat (22/10/2021).

Pandangan yang sama disampaikan Grace, warga Kemang Pratama Rawalumbu ini mengaku sangat terbantu sekali dengan aplikasi e Open. Wanita yang berprofesi sebagai dokter ini menuturkan kemudahan mengurus akta lahir anaknya melalui aplikasi e Open.

Dirinya yang bertugas sebagai Nakes mengakui sangat kesulitan jika harus mendatangi kantor Disdukcapil untuk mengurus akta lahir anaknya, untungnya kata Grace ada aplikasi e Open yang sangat membantu proses membuat akta lahir anaknya.

“Puji Tuhan, saya berterima kasih sekali dengan adanya kemudahan pembuatan akta lahir anak di Disdukcapil Kota Bekasi, satu hari daftar di e Open langsung dapat notifikasi dan kelebihannya kita bisa cetak sendiri di rumah tanpa harus ribet ke kantor Disdukcapil,” terang dokter muda ini.

Lain halnya dengan pandangan, Marsin warga Telukpucung Bekasi Utara. Dirinya yang mengaku gaptek dan tidak sama mengerti dalam penggunaan handphone dirinya terbantu dengan adanya menu hallo pamor yang ada di aplikasi e Open.

Marsin yang sedang merubah Kartu Keluarganya karena adanya penambahan anggota keluarga baru merasa terbantu dengan petugas pamor yang terkoneksi dalam hallo pamor.

“Saya orang kampung bang, jadi minta dibantu sama tetangga buat masang e Open. disitu katanya ada menu pamor pamor gitu, eh dua hari  Kartu Keluarga saya udah selesai. Makasih Disdukcapil Kota Bekasi,” bebernya.

Terpisah Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bekasi Taufiq Rahmat Hidayat menegaskan komitmen Disdukcapil Kota Bekasi dalam memudahkan warga Kota Bekasi yang ingin mengurus administrasi kependudukan. Dengan inovasi diharapkan Taufiq, pelayanan yang tidak memberatkan masyarakat dan memudahkan masyarakat mengurus administrasi kependudukan.

“Dengan aplikasi e Open kami hadir untuk memudahkan masyarakat, namun begitu kami belum sempurna maka itu kami sangat berterima kasih dengan adanya masukan sehingga kami bisa terus meningkatkan pelayanan,” pungkasnya. (humas/adv)

Example 120x600
Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.