Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

PLN UP3 Bekasi Termotivasi Dengan Penghargaan Yang Diterim PLN 

×

PLN UP3 Bekasi Termotivasi Dengan Penghargaan Yang Diterim PLN 

Sebarkan artikel ini
Image : Istimewa

BEKASI- PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bekasi menyambut baik penghargaan yang di raih PLN dalam ajang BUMN Marketeers Award 2020. Manajer PLN UP3 Bekasi Ririn Rachmawardini begitu antusias serta sangat bangga dengan penghargaan yang diterima PLN.

Menurut Ririn dengan penghargaan yang diterima PLN, akan meningkatkan motivasi seluruh Daerah dan Unit PLN yang ada di seluruh Indonesia.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Alhamdulillah PLN Secara perusahaan mendapatkan tiga penghargaan serta ada dua penghargaan individu. Disituasi pandemi saat ini tidak menyurutkan kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan,” ucap Ririn pada Rabu (16/09/2020).

Ririn pun menambahkan PLN UP3 Bekasi ikut menerapkan empat pilar agar PLN lebih dicintai pelanggan. Empat pilar tersebut yaitu Lean, Green, Innovative dan Customer Focused.

“Sehingga dengan empat pilar tersebut PLN dapat terus menjaga konsistensi mencintai lingkungan dengan tujuan memaksimalkan kepuasan pelanggan,” ucapnya sambil menambahkan PLN UP3 Bekasi terus berupaya dan bertransformasi sebaik mungkin guna menghadirkan layanan terbaik untuk pelanggan.

Sebelumnya diinformasikan bahwa PLN pada hari rabu (16/9) diganjar 3 penghargaan di ajang BUMN Marketeers Award 2020. Adapun tiga kategori tersebut yaitu Gold Winner untuk “The Most Promising Company in Branding Campaign”, Silver Winner untuk “The Most Promising Company in Entrepreneurial SOEs”, dan Bronze untuk “The Most Promising Company Marketing 3.0”. Penghargaan ini digelar oleh Markplus.Inc sebagai rangkaian kegiatan “Jakarta Marketing Week” 2020” secara daring, Rabu (16/9).

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas upaya PLN untuk terus berinovasi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 

“Terima kasih atas apresiasi ini. Hari ini, kami sedang bertransformasi, menekankan 4 pilar yaitu Lean, Green, Innovative dan Customer Focused, PLN saat ini sedang bertransformasi untuk menghadirkan layanan terbaik kepada pelanggan,” ujar Bob Saril.

Selain 3 kategori tersebut, Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril juga menjadi Finalis Special Mention Chief Marketing Officer of The Year 2020 Kategori “Entrepreneurial SOEs”. Tidak hanya itu, Direktur Human Capital dan Management PLN, Syovfi F. Roekman dan Direktur Keuangan PLN, Sinthya Roesly juga dinobatkan sebagai Dewi BUMN atas perannya sebaga wanita dalam memajukan perusahaan BUMN.

Penyelenggaran BUMN Marketers Awards tahun ini merupakan gelaran yang ke-8. Mengangkat tema “Seize the New Normal Momentum, New – Next – Post”, ajang ini mendorong berbagai perusahaan untuk terus inovasi, kreatif, inovatif dan entreprenurial dalam menghasilkan solusi untuk bangkit dari pandemi Covid-19. 

Proses seleksi berlangsung dari Agustus hingga September 2020 diikuti oleh berbagai perusahaan BUMN dan Anak Perusahaannya. Penilaian secara keseluruhan dilakukan langsung oleh para juri dari Indonesia Marketing Association. 

Pada kesempatan ini Menteri BUMN, Erick Thohir, dalam sambutannya menyampaikan bahwa BUMN merupakan ujung tombak yang membantu pemerintah dalam menghadapi Covid-19.

“Sejak Maret 2020, bangsa Indonesia menghadapi tantangan yang berat, Covid-19. BUMN Indonesia sebagai salah satu pilar pembangunan Indonesia harus menunjukan kreatifitas, inovasi, enterpreneurship dan leadership untuk membantu mengatasi dampak kesehatan dan ekonomi. Ajang ini mendorong BUMN memacu kreatifitas, inovasi, enterpreneurship dan leadership untuk mencapai kinerja BUMN lebih tinggi dari tahun ke tahun,” pungkasnya. (Man)

Example 120x600
Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.