Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Korem 051/Wijayakarta Gelar Bakti Sosial dan Pengobatan Umum Gratis

×

Korem 051/Wijayakarta Gelar Bakti Sosial dan Pengobatan Umum Gratis

Sebarkan artikel ini
Warga tampak antusias mendapatkan pelayanan kesehatan gratis yang diadakan Korem 051/Wijayakarta, Kamis (22/08).

BEKASI- Korem 051/Wijayakarta bekerja sama dengan Dexa Group memberikan pelayanan kesehatan gratis, bagi warga setempat, Kamis (22/08) di halaman Makorem, jalan Niaga Raya, Jababeka, Cikarang Utara. Masyarakat tampak antusias di acara yang merupakan rangkaian bakti sosial dan pengobatan umum.

Komandan Korem 051/Wijayakarta, Kolonel Inf. Susilo mengatakan bhakti sosial ini merupakan kali ketiga sejak dirinya mengemban tugas Makorem. Oleh karena itu, pihaknya mengucapkan banyak terimakasih kepada Dexa Group yang telah mendukung di acara hari ini.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Hari ini kurang lebih 200 orang yang mendapat santunan dan pengobatan,” kata Susilo kepasa bekasiguide.com, Kamis (22/08).

Menurut dia, penting menciptakan iklim usaha yang baik demi menumbuh kembangkan perekonomian dalam mewujudkan kemaslahatan sesama sehingga masyarakat juga dapat merasakan kesejahteraan yang dibangun oleh pengusaha untuk masyarakat sekitar.

“Saya pikir kalau pimpinan dapat bersatu, masyarakat tenang, pengusaha akan nyaman berinvestasi jadi ekonomi akan semakin baik, maka tidak boleh ada perselisihan, kita harus bersatu,” tegas dia.

Ia menegaskan perlunya kekompakan Tiga Pilar demi persatuan dan kesatuan karena pada dasarnya TNI dari rakyat untuk rakyat. Untuk itu, semua komponen, baik masyarakat, pemuda, organisasi dan instansi harus bersatu.

“Saya yakin, Korem ini bisa besar bukan karena orang lain, akan tetapi kita semua yang membangun,” ujarnya.

Ia berharap kepada perusahan -perusahaan khusunya yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi dapat mencotoh PT Ferron dalam hal program CSR.

Sementara itu, Direktur operasional PT Ferron Phar Pharmaceuticals, Benny Sutisna Suwarno mengatakan bakti sosial ini merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) atau bentuk tanggungjawab sosial yang harus diberikan kepada masyarakat setempat.

“CSR sering kami lakukan di beberapa tempat, semoga pada bakti sosial kali ini dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan,” ucapnya.

Menurut Benny, pengobatan kali ini masih pada tahap yang ringan, namun apabila ada masyarakat yang membutuhkan rujukan ke Rumah Sakit karena penyakit tertentu, pihaknya akan siap melayani.

“Ya kalau memang ada yang membutuhkan rujukan kami siap, kami sudah bekerjasama dengan beberapa Rumah Sakit di Kabupaten Bekasi. Intinya kami siap melayani masyarakat,” tandas dia. (Lis)

Example 120x600
Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.