Kemacetan akses keluar kawasan Harapan Indah hingga persoalan drainase menjadi keluhan warga yang disampaikan dalam reses anggota DPRD Kota Bekasi, Abdul Muin Hafied.
Politisi senior Fraksi PAN itu menerima langsung aspirasi warga saat menggelar reses hari pertama di RT 014/RW 011 dan RW 012, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kamis (8/10/2026).
Menurut Abdul Muin, persoalan lingkungan masih mendominasi aspirasi yang diterimanya.
“Masih ada keluhan masyarakat dan cukup banyak permintaan terkait permasalahan lingkungan, terutama drainase atau saluran air,” ujar Abdul Muin dikutip bekasiguide.com, Kamis 08 Oktober 2026.
Selain saluran air, warga meminta perhatian terhadap sarana dan prasarana kantor RT/RW serta kebutuhan lapangan olahraga. Fasilitas tersebut dinilai dibutuhkan untuk menunjang pelayanan dan aktivitas masyarakat di lingkungan.
“Yang disampaikan masyarakat bukan hanya soal drainase, tetapi juga sarana prasarana RT/RW dan kebutuhan lapangan olahraga,” katanya.
Keluhan lain berkaitan dengan akses transportasi. Warga menilai jalan keluar Harapan Indah kerap mengalami kepadatan pada pagi hari ketika aktivitas kerja dan sekolah meningkat. Kondisi Jalan Utama Pejuang juga turut disoroti.
Berbagai persoalan tersebut, kata Abdul Muin, tidak berhenti sebagai catatan dalam kegiatan reses. Aspirasi warga akan dibawa untuk dikawal melalui mekanisme yang berlaku di DPRD.
“Aspirasi masyarakat sudah kami terima dan menjadi catatan. Selanjutnya akan kami kawal sesuai kewenangan dan mekanisme yang ada,” kata Abdul Muin.
Ia menambahkan, tindak lanjut aspirasi akan disesuaikan dengan kewenangan pemerintah daerah, skala prioritas, serta kemampuan keuangan daerah.








