Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Politik

Ketua DPRD Yakin PSEL Bantargebang Segera Dibangun Usai Tinjau Teknologi di China

×

Ketua DPRD Yakin PSEL Bantargebang Segera Dibangun Usai Tinjau Teknologi di China

Sebarkan artikel ini

Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi meninjau langsung fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) milik Wangneng Environment di China. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat penerapan teknologi yang akan digunakan pada pembangunan PSEL Bantargebang yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).

Dalam peninjauan itu, Sardi bersama rombongan melihat langsung ruang kendali (control room) yang dilengkapi dashboard digital untuk memantau seluruh proses operasional secara real time, mulai dari penerimaan sampah, proses pembakaran, pengendalian emisi hingga pembangkitan listrik.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Dari dashboard yang kami lihat langsung, seluruh proses operasional dikendalikan secara digital dan terintegrasi. Ini menunjukkan bahwa pengolahan sampah modern benar-benar mengandalkan teknologi,” ujar Sardi dikutip bekasiguide.com Minggu 28 Juni 2026.

Ia menjelaskan, salah satu fasilitas Wangneng Environment yang dikunjungi mampu mengolah sekitar 1.500 ton sampah per hari menjadi energi listrik melalui teknologi waste-to-energy. Panas hasil pembakaran sampah dimanfaatkan untuk menghasilkan uap bertekanan tinggi yang kemudian memutar turbin pembangkit listrik.

Menurut Sardi, teknologi serupa akan diterapkan di PSEL Bantargebang yang dirancang menghasilkan sekitar 15 megawatt (MW) listrik dari pemanfaatan sampah sebagai energi terbarukan.

“Kami sudah melihat implementasinya secara langsung. Nantinya di Kota Bekasi lahannya sekitar enam hektare, tetapi teknologi yang digunakan tidak jauh berbeda. Kami semakin yakin proyek ini dapat menjadi solusi pengelolaan sampah sekaligus menghasilkan energi listrik,” katanya.

Sardi menegaskan pembangunan PSEL Bantargebang terus dipersiapkan agar segera memasuki tahap groundbreaking. Berdasarkan informasi yang diterima, peletakan batu pertama diperkirakan berlangsung pada 8 atau 9 Juli 2026 dengan menyesuaikan agenda Presiden Prabowo Subianto.

“Groundbreaking PSEL harus terlaksana karena ini merupakan program PSN. Kami berharap Presiden Prabowo dapat hadir langsung melakukan peletakan batu pertama di Kota Bekasi,” ucapnya.

Ia juga menyebut Kota Bekasi menjadi salah satu daerah yang dinilai paling siap dibandingkan sejumlah kota lain yang masuk program PSN PSEL.

“Dari beberapa kota yang masuk PSN PSEL, Kota Bekasi dinilai sudah paling siap, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Kami optimistis proyek ini segera berjalan dan menjadi solusi jangka panjang persoalan sampah di Kota Bekasi,” tutup Sardi.

Example 120x600