Menjelang satu tahun kepemimpinan Tri Adhianto–Harris Bobihoe pada 20 Februari 2026, Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, memberikan evaluasi terhadap jalannya pemerintahan dengan tagline “Nyaman Kotanya Bahagia Warganya”.
Sardi menilai secara umum kinerja pasangan tersebut sudah berjalan baik. “Satu tahun memimpin, Mas Tri dan Bang Harris secara umum sudah baik. DPRD menilai dari fungsi budgeting, controlling dan legislasi,” ujarnya kepada awak media termasuk bekasiguide.com, Selasa 17 Februari 2026.
Ia mengapresiasi program unggulan dana hibah Rp100 juta per RW yang dinilai telah terealisasi dan dirasakan manfaatnya masyarakat. Program berbasis lingkungan itu disebut sebagai implementasi visi pembangunan Kota Bekasi.
“Manfaatnya sudah dirasakan warga. Tinggal pemanfaatannya di tiap RW harus dibahas bersama RT agar tepat sasaran,” katanya.
Meski demikian, Sardi memberi catatan pada sektor transportasi massal yang dinilai belum optimal. Kehadiran Bus Trans Bekasi Keren (Beken) disebut belum sepenuhnya memberi kepuasan publik.
“Transportasi massal masih jadi PR. Harus ada pelibatan semua pihak,” tegasnya.
Menurutnya, kebijakan transportasi perlu dirumuskan bersama DPRD dan melibatkan para pemangku kepentingan, termasuk pelaku angkutan. Hal itu penting agar integrasi moda berjalan baik dan tidak memicu gejolak seperti aksi sopir angkot sebelumnya.
“DPRD sepakat dengan modernisasi dan integrasi transportasi. Tapi perlu perencanaan matang, termasuk pembagian rute antara Trans Beken dan angkutan lingkungan,” pungkasnya.








