Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Bekasi memperkuat mental bertanding atlet melalui kegiatan Coaching Clinic Winning Mental Attitude 2026 sebagai bagian dari program pemusatan latihan atau training center (TC) menuju Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Barat XV. Dalam ajang yang berlangsung November 2026 tersebut, PTMSI Kota Bekasi menargetkan tiga medali emas dan optimistis meraih hasil lebih tinggi.
Ketua PTMSI Kota Bekasi, Wahyudi, mengatakan program TC telah berjalan sejak 6 Agustus 2026 dan dijadwalkan berakhir pada 31 Oktober 2026. Coaching clinic yang digelar pada Sabtu (17/10/2026) menjadi salah satu rangkaian pembinaan untuk mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi, terutama dalam membangun mental juara.
Menurut Wahyudi, kemampuan teknik saja tidak cukup untuk meraih kemenangan. Atlet juga harus memiliki mental kuat agar mampu menjaga fokus, mengendalikan tekanan, dan terus berjuang meski tertinggal dalam pertandingan.
“Yang membuat menang bukan cuma skill, tetapi siapa yang paling kuat mentalnya. Atlet harus tetap fokus saat tertinggal dan berjuang sampai poin terakhir,” kata Wahyudi dalam keterangannya di Aula KONI Kota Bekasi dikutip bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.
Ia menambahkan, mental juara bukan berarti atlet harus selalu menang, melainkan berani menghadapi tantangan, disiplin menjalani proses latihan, dan mampu bangkit ketika mengalami kekalahan. Karena itu, ia meminta atlet memperjuangkan setiap poin, menjadikan kesalahan sebagai bahan evaluasi, serta menjaga kekompakan tim.
Wahyudi menegaskan, penguatan mental tersebut menjadi bagian penting dari persiapan menuju PORPROV Jabar XV. PTMSI Kota Bekasi telah menetapkan target tiga medali emas, tetapi peluang untuk meraih lebih dari target tersebut tetap terbuka melalui persiapan maksimal dan dukungan berbagai pihak.
“Target kita jelas, tiga medali emas. Namun, bukan tidak mungkin kita mendapatkan lebih dari target tersebut. Kuncinya adalah persiapan, kerja keras, serta dukungan Pemerintah Kota Bekasi dan doa masyarakat tenis meja,” ujarnya.
Ia pun meminta atlet, pelatih, dan pengurus memanfaatkan sisa waktu TC untuk memaksimalkan persiapan sebelum program berakhir pada 31 Oktober 2026.
“Jangan tanya apa yang organisasi berikan untuk kalian, tetapi tanyakan apa yang bisa kalian berikan untuk Kota Bekasi. Satu tim, satu tujuan, Bekasi! Kota Bekasi emas itu keren!” tutup Wahyudi.








