Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi menjadikan momentum Hari Perhubungan Nasional sebagai upaya memperkuat dan meningkatkan pelayanan transportasi bagi masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, mengatakan peningkatan layanan dilakukan melalui sejumlah aspek, mulai dari manajemen rekayasa lalu lintas, penertiban parkir, hingga peningkatan kuantitas dan kualitas sarana serta prasarana perhubungan.
“Peningkatan kuantitas dan kualitas sarana prasarana perhubungan, termasuk penerangan jalan umum, fasilitas lalu lintas, instrumen sistem satu arah dan dua arah, kemudian penertiban parkir, itu adalah output,” kata Zeno dikutip Bekasiguide.com, Senin 21 September 2026.
Menurutnya, berbagai program tersebut bukan menjadi tujuan akhir, melainkan instrumen untuk menciptakan pelayanan transportasi yang lebih baik. Tujuan akhirnya adalah menghadirkan lalu lintas yang aman, selamat, tertib, dan lancar bagi masyarakat.
Zeno menjelaskan, aspek aman berkaitan dengan upaya mencegah potensi gangguan seperti vandalisme. Sementara aspek keselamatan diarahkan untuk mengurangi risiko kecelakaan. Adapun ketertiban mencakup terpenuhinya hak dan kewajiban para pengguna jalan.
“Ujungnya adalah lancar. Lancar apa parameternya? Salah satunya peningkatan kecepatan, berkurangnya waktu macet atau tundaan, dan lain-lain,” ujarnya.
Melalui momentum Hari Perhubungan Nasional, Dishub Kota Bekasi juga mendorong penguatan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah di sekitar Kota Bekasi. Hal itu dinilai penting karena persoalan transportasi dan lalu lintas tidak dapat dibatasi oleh wilayah administratif.
Zeno berharap seluruh upaya tersebut dapat bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan transportasi sehingga masyarakat dapat merasakan perjalanan yang lebih aman, selamat, tertib, dan lancar.







