Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam pendataan ekonomi yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bekasi. Pendataan tersebut dinilai menjadi landasan penting dalam menyusun kebijakan pembangunan dan program kesejahteraan masyarakat yang lebih tepat sasaran.
Ajakan itu disampaikan saat menerima kunjungan sekaligus pendampingan pelaksanaan survei pendataan ekonomi yang dipimpin Kepala BPS Kota Bekasi, Robert Rony S, bersama jajaran petugas BPS.
Tri Adhianto menegaskan masyarakat diharapkan menerima kehadiran petugas BPS dan memberikan informasi sesuai kondisi sebenarnya agar data yang dihasilkan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Kota Bekasi untuk menerima dengan baik kehadiran petugas BPS dan memberikan informasi yang benar sesuai kondisi di lapangan. Data yang akurat akan menjadi fondasi dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat,” ujar Tri dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Jumat 10 Juli 2026.
Ia juga memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terkait kerahasiaan data yang diberikan. Menurutnya, seluruh informasi yang dihimpun BPS dilindungi oleh peraturan perundang-undangan dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik resmi negara, bukan untuk perpajakan, penegakan hukum, maupun kepentingan lainnya.
Selama proses pendataan, petugas BPS didampingi Ketua RT dan Ketua RW setempat untuk mempermudah identifikasi wilayah dan responden, sekaligus memastikan pelaksanaan survei berjalan lancar dan akurat.
Pemerintah Kota Bekasi berharap kolaborasi antara BPS, aparatur wilayah, dan masyarakat mampu menghasilkan data statistik yang berkualitas sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
“Data yang valid akan menjadi pijakan penting dalam menghadirkan program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang benar-benar sesuai kebutuhan warga,” tutup Tri.







