Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, optimistis proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) Bantargebang mampu menjadi tonggak baru pengelolaan sampah nasional. Keyakinan itu disampaikan usai meninjau langsung fasilitas Wangneng Environment di Tiongkok.
Sardi menegaskan DPRD Kota Bekasi akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar pembangunan PSEL tidak hanya menyelesaikan persoalan sampah dan menghasilkan energi listrik, tetapi juga memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Kami ingin ada transfer knowledge kepada masyarakat Indonesia, khususnya warga Kota Bekasi. Selain itu, proyek ini juga harus mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal,” ujar Sardi dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Senin 29 Juni 2026.
Menurutnya, proyek tersebut diharapkan mampu menghadirkan transfer teknologi, meningkatkan kualitas lingkungan, memperluas ruang terbuka hijau, mengedukasi masyarakat, sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga Kota Bekasi. Ia juga menekankan pentingnya pelayanan birokrasi yang profesional dengan prinsip good governance agar investasi strategis berjalan transparan dan akuntabel.
Usai melihat langsung fasilitas Wangneng Environment, Sardi mengaku terkesan dengan konsep kawasan PSEL yang memadukan teknologi modern dengan ruang publik. Selain fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik, kawasan itu dirancang dilengkapi lapangan sepak bola, kolam renang, jogging track, hingga area olahraga lainnya.
“Desainnya sangat modern. Ini bukan hanya fasilitas pengolahan sampah, tetapi akan mengubah wajah Bantargebang menjadi kawasan yang lebih tertata dan ramah masyarakat. Ini adalah ikhtiar bersama membangun Kota Bekasi yang lebih maju,” katanya.
Sardi menambahkan, Wangneng telah berpengalaman sekitar 33 tahun di bidang energi dan membangun sekitar 30 fasilitas PSEL di berbagai wilayah Tiongkok. Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting untuk menyukseskan pembangunan PSEL Bantargebang.
“Dengan pengalaman yang dimiliki Wangneng, kami semakin yakin PSEL Bantargebang dapat menjadi proyek strategis nasional yang sukses. DPRD akan terus mengawal agar proyek ini berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkas Sardi.
Sardi berharap PSEL Bantargebang menjadi simbol masa depan Kota Bekasi yang lebih bersih, hijau, sehat, dan berkelanjutan.
“Ini bukan sekadar membangun fasilitas pengolahan sampah, tetapi membangun masa depan Kota Bekasi yang lebih bersih, hijau, sehat, dan berkelanjutan. Kami optimistis PSEL Bantargebang akan menjadi contoh bagaimana teknologi, lingkungan, dan kepentingan masyarakat dapat berjalan beriringan demi mewujudkan Kota Bekasi yang semakin maju,” tutupnya.








