Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Tanjakan Galaksi Terancam Dibongkar, Pemkot Bekasi Soroti Potensi Banjir dan Keselamatan

×

Tanjakan Galaksi Terancam Dibongkar, Pemkot Bekasi Soroti Potensi Banjir dan Keselamatan

Sebarkan artikel ini

Pemerintah Kota Bekasi menyoroti keberadaan Tanjakan Galaksi yang belakangan dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan dan berpotensi menyebabkan banjir. Bahkan, bangunan tersebut terancam dibongkar apabila pihak pengelola tidak melakukan pembongkaran secara mandiri.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Idi Susanto, mengatakan pihaknya telah menggelar rapat menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait kondisi tanjakan tersebut.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Kemarin kami sudah undang rapat karena banyak keluhan masyarakat. Setelah kami evaluasi, ternyata pembangunan itu tidak memiliki rekomendasi teknis dari Binamarga BMSDA,” kata Idi dikutip Bekasiguide.com, Selasa 12 Mei 2026.

Menurutnya, DBMSDA telah menyarankan agar bangunan tersebut dibongkar secara mandiri oleh pihak terkait. Saat ini pemerintah masih menunggu tindak lanjut dari pengelola sebelum mengambil langkah tegas.

“Kami arahkan untuk dibongkar mandiri. Kalau memang belum dilaksanakan juga, nanti akan kami evaluasi lagi, kalau perlu pemerintah yang turun,” ujarnya.

Selain itu, Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bekasi juga disebut telah melayangkan surat peringatan terkait bangunan tersebut. Pemerintah memberi waktu sekitar satu hingga dua minggu sebelum melakukan tindakan lanjutan.

Idi menjelaskan, warga mengeluhkan keberadaan tanjakan itu karena dikhawatirkan mengganggu aliran air dan memicu banjir di lingkungan sekitar. Dari sisi konstruksi, tanjakan tersebut juga dinilai terlalu curam dan kurang nyaman dilalui kendaraan.

“Alinyemennya juga tidak ideal karena terlalu menanjak. Ada kekhawatiran air jadi tidak bisa mengalir dengan baik, makanya warga merasa khawatir,” jelasnya.

Ia menambahkan, setiap pembangunan seperti akses jalan maupun tanjakan seharusnya terlebih dahulu mengantongi rekomendasi teknis dari DBMSDA agar dapat dikaji dari sisi keselamatan, kenyamanan, hingga potensi banjir.

“Biasanya kalau ada pembangunan seperti itu harus ada rekomendasi teknis dulu dari kami supaya bisa dikaji dampaknya,” tutupnya.

 

Example 120x600