Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

TP PKK Kota Bekasi Ajak Anak Yatim dan Disabilitas Belanja Baju Baru

×

TP PKK Kota Bekasi Ajak Anak Yatim dan Disabilitas Belanja Baju Baru

Sebarkan artikel ini

Tim Penggerak (TP) PKK Kota Bekasi menggelar kegiatan sosial bertajuk PKK Berbagi dengan mengajak anak yatim dan penyandang disabilitas berbelanja pakaian baru di Ramayana Pasar Baru, Bekasi Timur, pada momentum bulan suci Ramadhan.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono bersama Wakil Ketua TP PKK Kota Bekasi Wuri Handayani. Turut mendampingi jajaran pengurus TP PKK Kota Bekasi serta Ketua TP PKK tingkat kecamatan dan kelurahan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Peserta kegiatan merupakan anak-anak yatim perwakilan dari sejumlah wilayah di Kota Bekasi serta siswa dari SLB Patriot Kota Bekasi. Mereka diajak berkeliling pusat perbelanjaan untuk memilih sendiri pakaian yang diinginkan.

Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada anak-anak yang membutuhkan, sekaligus menghadirkan kebahagiaan menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi anak-anak agar mereka merasakan perhatian dari keluarga besar PKK. Semoga pakaian yang dipilih dapat menambah keceriaan mereka saat menyambut Hari Raya,” ujar Wiwiek dikutip bekasiguide.com, Jumat 13 Maret 2026.

Menurutnya, momentum Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai empati dan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada kelompok yang membutuhkan perhatian.

Selain memberikan bantuan, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara TP PKK Kota Bekasi dengan masyarakat.

“Semangat Ramadhan mengajarkan kita untuk saling peduli. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk terus berbagi dan menghadirkan kebahagiaan bagi sesama,” pungkasnya.

Penulis: TonEditor: Bams
Example 120x600
Metropolitan

“Inspeksi jalur ini penting dilakukan agar kita dapat melihat langsung kondisi di lapangan. Dengan begitu, jika ada titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan atau membahayakan pengguna jalan, bisa segera kita tangani,” ujar Tri dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Kamis 12 Maret 2026.