Kegiatan Reses I DPRD Kota Bekasi Tahun 2026 langsung menyasar penguatan layanan kesehatan dasar di lingkungan warga. Wakil Ketua Bapemperda DPRD Kota Bekasi, Samuel Sitompul, meresmikan Posyandu RW 010 kelurahan Kayuringin, Bekasi Selatan saat turun menyerap aspirasi masyarakat di wilayah tersebut.
Reses I masa jabatan 2024–2029 yang berlangsung pada 12–17 Februari 2026 menjadi agenda pimpinan dan anggota dewan untuk bertemu warga di daerah pemilihan masing-masing.
Dalam kegiatan di RW 010, peresmian posyandu menjadi momentum penting karena menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat.
Fasilitas tersebut diharapkan mampu memaksimalkan layanan bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Selain itu, posyandu juga diarahkan menjadi ujung tombak dalam pencegahan stunting di Kota Bekasi.
Samuel menegaskan, penguatan layanan kesehatan dasar harus dimulai dari lingkungan terkecil.
“Posyandu ini bukan hanya simbol, tetapi pusat pelayanan yang harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya balita dan ibu hamil,” ujarnya dalam keterangannya dikutip bekasiguide.com, Sabtu 14 Februari 2026.
Ia juga menekankan pentingnya peran posyandu dalam menekan angka stunting.
“Kita ingin posyandu menjadi garda terdepan dalam pencegahan stunting. Pencegahan harus dimulai dari deteksi dan pendampingan sejak dini,” katanya.
Menurutnya, seluruh aspirasi yang dihimpun selama reses akan menjadi bahan resmi DPRD untuk ditindaklanjuti.
“Hasil reses ini akan kami tuangkan dalam pokok-pokok pikiran DPRD dan diperjuangkan bersama Pemerintah Kota Bekasi agar masuk dalam program dan kebijakan pembangunan,” tandasnya.








