Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Wanita Yang Bawa Kabur Bocah di Apartemen Centerpoin Diserahkan ke Dinsos

×

Wanita Yang Bawa Kabur Bocah di Apartemen Centerpoin Diserahkan ke Dinsos

Sebarkan artikel ini

Wanita diduga ODGJ yang viral usai membawa kabur bocah laki-laki di Apartemen Center Poin Bekasi, Marga Jaya Bekasi Selatan resmi diserahkan ke Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Bekasi untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut.

Koordinator Harian Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Bekasi, Dahim Mudim mengatakan wanita yang berinisial O (14) ini diserahkan oleh pihak kepolisian ke Dinas Sosial Kota Bekasi untuk dibina dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“O Panggilannya biasa Via disini ya. Karena memang udah beberapa kali masuk ke rumah singgah, ya kami juga disini berupaya untuk apa namanya, biar dia ada pendidikan gitu bisa mengarah hidup yang lebih baik lah,” kata Dahim pada Kamis, 03 Oktober 2024.

Menurut Dahim, O sebenarnya sudah lama tinggal di Rumah Singgah milik Dinsos. Namun, sesekali ia kerap kabur keluar dengan alasan ingin hidup bebas.

“Sudah sekian lama sebenarnya di rumah singgah ini. Cuman tidak, apa namanya, tidak menetap gitu. Karena kita arahkan ke panti pernah juga. Nah terus kita bawa ke yayasan juga sama begitu modelnya. Dia kabur terus,” jelas Dahim.

Dengan adanya kejadian seperti ini, pihaknya akan melakukan pengawasan yang lebih ketat kepada O.

“Mudah-mudahan kita dari teman-teman di rumah singgah ini memperhatikan adek O ini supaya bisa lebih baik lagi gitu ke depannya,” tutupnya.

Example 120x600
Peristiwa

“Dari keterangan warga, ada anak-anak yang bermain petasan lalu melemparnya ke dalam rumah kosong yang di dalamnya terdapat sarung tangan latex. Api kemudian merambat hingga menimbulkan kebakaran,” ujar Haryanto dikutip Bekasiguide.com, Kamis 12 Maret 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pembukaan akses dengan menggunakan alat berat seperti ekskavator untuk menyingkirkan timbunan sampah. Selain itu, kami juga mengerahkan unit K9 dan drone thermal untuk membantu mendeteksi kemungkinan adanya korban yang masih tertimbun,” ujar Desiana dikutip Bekasiguide.com, Selasa 10 Maret 2026.