Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Polisi Identifikasi Pelaku Pengeroyokan Tukang Cukur di Bekasi Timur

×

Polisi Identifikasi Pelaku Pengeroyokan Tukang Cukur di Bekasi Timur

Sebarkan artikel ini
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Muhammad Firdaus. (Poto:dok)

Kasus pengeroyokan yang dialami oleh tukang cukur bernama Johan di Barbershop Amien, Jalan Agus Salim, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur Kota Bekasi mulai menemui titik terang.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Muhammad Firdaus mengatakan pihaknya sudah mengidentifikasi rombongan pria yang datang ke TKP dan melakukan penganiayaan terhadap korban.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Polisi sudah cek tkp, sudah diidentifikasi pelakunya dan tinggal kita amankan,” kata Firdaus pada Jumat, 09 Agustus 2024.

Firdaus menyatakan, pelaku yang teridentifikasi itu bukanlah anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) melainkan hanya warga biasa. “Bukan ormas,” jelasnya.

Ia menegaskan, pihak kepolisian secepatnya akan melakukan penangkapan terhadap pelaku.

” Secepatnya kita tangkap,” tutupnya.

Example 120x600
Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.