Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Pria Diduga ODGJ Pukul Kepala Warga Pakai Batu

×

Pria Diduga ODGJ Pukul Kepala Warga Pakai Batu

Sebarkan artikel ini
Pria diduga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) menyerang warga di Jalan Gunung Krakatau III Perumahan Harapan Jaya, Bekasi Utara, Kota Bekasi. (Poto: tangkapan layar/Istimewa)

Pria yang diduga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) menyerang warga yang berada di Jalan Gunung Krakatau III Perumahan Harapan Jaya Bekasi Utara Kota Bekasi.

Satpam, Syaiful Hamdi menceritakan ia melihat ODGJ itu memukul kepala wanita yang diketahui berprofesi sebagai Guru menggunakan batu besar. Sontak, korban langsung berteriak kesakitan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Awalnya saya lagi ngeteh di dalam pos siang-siang sekitar jam 10an. Nah terus denger suara perempuan nih. Nah suara siapa nih!? Saya langsung lompat, pas saya liat ibu-ibu dibawah. Saya samperin, saya tanya kenapa bu? Kepala saya ditimpuk. Sama siapa? Sama ono,” kata Syaiful pada Kamis 09 Mei 2024.

Ia menyatakan, saat dikejar warga, pelaku justru berlari kencang meninggalkan korban di lokasi.

“Saya kejar pelakunya, dia larinya kenceng. Sampe teriak-teriak sama warga minta bantuan, malah kencengan dia larinya,” jelasnya.

Berdasarkan rekaman CCTV yang terekam di pos keamanan, ODGJ itu juga beraksi seorang diri dengan berjalan kaki mengikuti korban. Ketika sudah berjarak lebih kurang 60 sentimeter (cm) langsung melemparkan sebuah batu itu ke kepala.

“Deket banget itu tidak sampai satu meter jarak nimpuknya,” pungkasnya.

Mengetahui korban meminta pertolongan, para warga sekitar langsung membawa korban ke RS menggunakan ambulans untuk diberikan tindakan medis.

“Korban sekarang di rumah sakit katanya, kepalanya kayak bonyok gitu, udah kayak katakanlah kalo kayak mangga udah kempes, udah bonyok,” tutupnya.

Example 120x600
Peristiwa

“Hasil pengecekan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan sementara diduga korban meninggal dunia akibat sakit. Namun demikian, Kepolisian tetap melakukan langkah-langkah sesuai prosedur,” ujar Aiptu Kurnia Asih, Humas Polsek Rawalumbu dikutip Bekasiguide.com, Rabu 4 Febuari 2026.

Peristiwa

“Awalnya korban diminta oleh sepupu pelapor untuk membeli gas LPG di warung yang tidak jauh dari rumah. Korban membeli empat tabung gas, mengantarkan dua tabung ke rumah, lalu kembali ke warung untuk mengambil dua tabung sisanya. Namun setelah itu korban tidak kembali ke rumah,” ujar Ferida dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 31 Desember 2026.