Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Pj Wali Kota Lepas Aparatur Tunaikan Ibadah Haji

×

Pj Wali Kota Lepas Aparatur Tunaikan Ibadah Haji

Sebarkan artikel ini
Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Gani Muhamad melepas aparatur Pemkot Bekasi menunaikan Ibadah Haji.

Acara Ratib dan pelepasan Aparatur Pemerintah Kota Bekasi dalam menunaikan Ibadah Haji tahun 1445H/2024 M berlangsung di Balai Patriot Kantor Wali Kota Bekasi.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Gani Muhamad berpesan kepada calon haji agar tetap sehat bugar, mengikuti manasik dengan penuh penghayatan agar di tanah suci nanti dalam melaksanakannya dengan khusyuk.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Pemerintah Kota Bekasi dalam hal ini tercatat memberangkatkan jamaah haji sebanyak 112 dari jumlah 2.746 orang yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Untuk tahun ini kloter pertama Kota Bekasi akan masuk ke Asrama Haji Embarkasi Jakarta Bekasi mulai tanggal 1 Mei 2024 dan akan diberangkatkan pada tanggal 12 Mei 2024.

“Allhamdulillah syukur yang tak terhingga kepada calon haji yang siap berangkat tahun ini, khususnya para aparatur Pemerintah Kota Bekasi yang berangkat tahun ini agar dimudahkan segala urusannya dalam menunaikan Ibadah Haji,” ucap Gani dikutip bekasiguide.com pada Rabu 08 mei 2024.

Gani meminta kepada calon haji agar terus mengikuti arahan dari Pendamping mulai dari manasik haji sampai ke tanah suci nanti agar bisa menjalankan ibadah haji dengan lancar dan tertib.

“Saya atas nama pemerintah dan masyarakat kota bekasi mengucapkan selamat kepada para calon Jamaah Haji aparatur pemerintah kota bekasi yang insya Allah pada musim haji tahun ini akan berangkat. Semoga ibadah haji bapak/ibu dapat memperoleh gelar Haji mabrur dan mabruroh diberikan kesabaran dan ketekunan dalam melaksanakannya,” tutup Gani.

Example 120x600
Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.