Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Arus Pendek dan Kebakaran Lahan, Jadi Musibah Kebakaran yang Mendominasi di 2023

×

Arus Pendek dan Kebakaran Lahan, Jadi Musibah Kebakaran yang Mendominasi di 2023

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi musibah kebakaran

Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Bekasi mencatat, arus pendek dan kelalaian warga saat membakar sampah di lahan terbuka, menjadi penyebab utama kebakaran di Kota Bekasi tahun 2023 kemarin.

Seperti yang disampaikan Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, Namar Naris, kasus kebakaran di Kota Bekasi sepanjang tahun 2023 didominasi oleh arus pendek serta kelalaian warga saat membakar sampah di tanah kosong.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Didominasi oleh arus pendek dan kelalaian warga saat membakar sampah di lahan kosong,” ujar Namar, Rabu 3 Januari 2024.

Namar menegaskan, meskipun dua hal tersebut paling mendominasi, namun dari data yang dihimpun, korban jiwa dari musibah tersebut minim.

“Dari data yang kami miliki, korban jiwa minim, hanya korban luka-luka saja,” paparnya melanjutkan.

Saat dikonfirmasi standar pelayanan minimal petugas damkar sampai ke lokasi kebakaran, Namar menegaskan, pihaknya menempatkan SPM 15 menit petugas damkar sampai ke lokasi kebakaran setelah pelaporan warga masuk ke pihaknya.

“15 menit kami mencapai ke lokasi kebakarannya setelah laporan dibuat warga, dan kami pun mengkondisikan unit terdekat untuk meluncur ke lokasi kebakarannya,” pungkasnya.

Example 120x600
Metropolitan

“Tentunya merupakan sebuah prestasi yang membanggakan bagi Kami, Pemerintah Kota Bekasi, bersama rekan-rekan penggiat Posyantek di Kota Bekasi dan rasa syukur yang sebesar-besarnya atas predikat penghargaan yang telah disematkan,” ujar Gani Muhamad dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Selasa, 16 Juli 2024.

Metropolitan

“Jadi ada niat yang sama dengan kami meningkatkan aturan, jadi itu apresiasi kenapa saya membuka MPLS di Jawa Barat ini di Kota Bekasi,” jelasnya kepada wartawan termasuk bekasiguide.com di Aula Nonon Sonthanie Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin, 15 Juli 2024.

Metropolitan

“Kami hanya dapat tambahan gas dari Tambun, sekarang dari tahun 2006 itu gasnya sampai di 30 juta, nah turun terus sampai di tahun 2011 tinggal 15 juta, turun terus sampe tahun 2016 ketika kami mendapatkan kilang tinggal 7 atau 8 juta. Saat ini, gas kami tinggal 4 juta. Alhamdulillah kami dapat 4 juta lagi tapi dari lapangan pondok tengah,” kata Prananto di Babelan, Senin, 15 Juli 2024.