Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Korban Investasi Bodong Berkedok Arisan Online Lapor Polisi

×

Korban Investasi Bodong Berkedok Arisan Online Lapor Polisi

Sebarkan artikel ini
Caption : Korban Investasi bodong berkedok arisan online menunjukan bukti laporan ke polisi.

Korban yang mengaku tertipu iming iming investasi bodong berkedok arisan online mendatangi Mapolrestro Bekasi Kota, melaporkan atas kerugian yang dialami, Kamis (27/04/2023) kemarin. Laporan tertuang dengan Nomor: LP/B/1214/IV/2023/SPKT.SATRESKRIM Polres Metro Bekasi Polda Metro Jaya.

Salah seorang korban Ririn (26) mengatakan, bahwa ia telah mengikuti arisan online tersebut sejak November 2022 silam yang diadakan oleh teman pelaku yakni berinisial AW.  Kerugian yang dialami mencapai ratusan juta rupiah.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Dimulai dari bulan November 2022, Awalnya ditawarkan untuk investasi penggandaan uang. Dengan kerugian yang dialami capai Rp150 Juta, dan belum termasuk anggota lainnya,” jelasnya kepada awak media.

Awal  berinvestasi, kata Ririn, mendapatkan keuntungan uang, namun akhir-akhir ini komunikasi dengan pelaku agak terhambat bahkan, pelaku menghilang. Diperkirakan jumlah korban lainnya mencapai 300 orang.

“Kita bertahap, pertamanya masih nominal kecil, lama-lama kita naruh nominal besar. Misal kita taruh 1 juta nanti kita bisa baliknya sampai 1,8 juta dengan jangka waktu sekitar 36 hari,” ungkapnya

Sementara, Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari membenarkan adanya laporan yang diadukan korban.

“Laporan sudah kami terima, dan saat ini mengenai laporan korban sedang dalam proses. Dan tengah diupayakan penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya. (dny)

Example 120x600
Peristiwa

“Setelah mendapat info dari masyarakat bahwa di desa simpangan dicurigai adanya transaksi menggunakan uang palsu dan pelaku mengedarkan uang palsu dengan modus belanja bensin dengan uang palsu, tim penyidik langsung bergerak ke lokasi,” kata Mustofa dikutip Bekasiguide.com, Jumat 5 Desember 2025 

Peristiwa

“Istri korban yang sedang bekerja di Taiwan menelpon tetangganya, disuruh untuk mengecek, namun dikarenakan tetangganya ini sedang bekerja, jadi dia menyuruh orangtuanya mengecek ke rumah kontrakan korban. Saat diintip lewat jendela, korban sudah dalam keadaan tergantung,” kata Widi dikutip Bekasiguide.com, Jumat 5 Desember 2025.

Peristiwa

“Pelapor di tawari pekerjaan oleh pelaku dan pelak bilang bahwa ada lowongan kerja dan meminta korban untuk transfer uang untuk membayar biaya administrasi sebesar Rp. 5 juta, setelah itu terlapor menyuruh saya untuk pulang sambil bilang nanti dihubungi secepatnya, namun sampai saat ini pelaku tidak dapat dihubungi dan korban tidak masuk kerja,” kata Elia dikutip Bekasiguide.com, Kamis 4 Desember 2025.