Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Warga Rawalumbu Digegerkan Penemuan Bayi Perempuan dalam Kardus

×

Warga Rawalumbu Digegerkan Penemuan Bayi Perempuan dalam Kardus

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Image : Istimewa

BEKASI- Sesosok bayi Perempuan Berusia 3 minggu ditemukan di Pinggir jalan depan Sekolah MAHANAIM Jl.Bambu Kuning Selatan, Rawalumbu, Kota Bekasi pada Kamis (28/11/2019). Saat ditemukan, bayi malang tersebut dalam kondisi Hidup.

“Diduga bayi malang itu sudah di sana 4 jam sebelum ditemukan,” kata Kapolsek Bekasi Timur Kompol Sutoyo kepada bekasigude.com, Kamis (28/11/2019).

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Menurut Sutoyo, bayi itu ditemukan pertama kali oleh Lidiana Tasya (19) dan Dian Risbet Pardede (50), warga perumahan Surya, pukul 06.30 WIB. Ketika itu Lidiana sedang mempersiapkan dagangan membuka warung dan mendengar tangisan bayi. Kemudian, ia bergegas mengecek dan melihat kardus, saat diteliti ada Sesosok bayi perempuan dan sebercak Surat.

“Kondisi bayi masih hidup. Langsung dilaporkan ke ketua RT setempat,” kata dia.

Selanjutnya, laporan itu diteruskan ke pihak kepolisian. Sejumlah petugas langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP.

“Kita juga bawa bayi tersebut ke Puskesmas terdekat untuk mendapat penanganan awal,” terang Sutoyo.

Kompol Sutoyo menambahkan, bayi tersebut dinyatakan dalam keadaan sehat. Pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan guna mengetahui orang tua yang tega membuang bayinya tersebut.

“Kita masih meminta keterangan sejumlah warga untuk mengetahui siapa pelaku pembuangan bayi yang sengaja membuang dalam keadaan hidup. Diduga masalah ekonomi dan tempat tinggal orang tua bayi kemungkinan tidak jauh dari.TKP,” pungkasnya. (bams)

Example 120x600
Metropolitan

“Dengan adanya penguatan regulasi dan pengembangan sistem ini, kami berharap Sekretariat DPRD dapat memfasilitasi pokok-pokok pikiran DPRD dengan lebih optimal. Ini bukan hanya tentang kecepatan, tetapi juga tentang memastikan setiap aspirasi masyarakat dapat terakomodasi dengan baik dalam dokumen perencanaan daerah,” ujarnya dikutip bekasiguide.com pada Rabu, 20 Agustus 2025.