Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

HUT RI ke 74, Lapas Cikarang Berikan Remisi Untuk 998 Warga Binaan

×

HUT RI ke 74, Lapas Cikarang Berikan Remisi Untuk 998 Warga Binaan

Sebarkan artikel ini

BEKASI- Sebanyak 998 orang warga binaan Lapas Kelas III Cikarang mendapatkan remisi atau pengurangan masa tahanan di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74, Sabtu (17/8).

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Cikarang, Kadek Anton Budiharta mengatakan pemberian remisi ini merupakan wujud kemajuan dan perlindungan Hak Asasi Manusia yang sudah berdasarkan sistem pemasyarakatan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Tentunya pemberian remisi di hari kemerdekaan ini bertujuan agar warga binaan mendapatkan stimulus, dan mereka senantiasa berkelakuan baik dan aktif dalam kegiatan binaan yang sudah kita programkan” jelasnya.

Acara pemberian remisi di Lapas Kelas III Cikarang ini diserahkan langsung secara simbolis oleh Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja. Sebanyak 974 warga binaan mendapat remisi umum pertama atau pemotongan masa tahanan, dan 24 warga binaan lainnya mendapatkan remisi umum kedua atau bebas dikarenakan masa tahanannya tersisa satu sampai 6 bulan lagi.

Dalam sambutannya, Eka mengatakan pemberian remisi ini harus dapat dimaknai lebih dari sekedar pemberian hak warga binaan pemasyarakatan. Tapi pemberian remisi ini merupakan apresiasi dari negara terhadap warga binaan yang sudah berhasil melalui penilaian oleh petugas lapas.

“ini merupakan suatu apresiasi dari negara, karena warga binaan pemasyarakatan telah berhasil menunjukkan perubahan perilakunya, memperbaiki kualitas dan meningkatkan kompetensi diri dengan cara mengembangkan keterampilannya” ucap Eka.

Tidak hanya itu, Eka menambahkan bahwa program revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan ini disebut sangat sesuai dengan tema perayaan Hari Kemerdekaan yang ke-74 yaitu “SDM Unggul Indonesia Maju”

“Revitalisasi ini harus mampu menyentuh berbagai program pembinaan sehingga dapat mengantarkan warga binaan menjadi manusia yang berkualitas, terampil dan mandiri sehingga mereka nantinya mampu memberikan konribusi yang dapat mendukung dan memajukan perekonomian nasional” jelas Eka.

Pembinaan kepribadian dan kemandirian dikatakan harus dijadikan sebagai tolak ukur dalam menyukseskan jajaran untuk mengantarkan warga binaan menjadi manusia yang taat dan mandiri sehingga dapat hidup lebih baik lagi.

Lebih lanjut, Eka berpesan kepada seluruh jajaran pemasyarakatan agar menjadikan momentum Kemerdekaan Republik Indoneisa 2019 ini agar lebih meningkatkan kinerja, mempercepat pelayanan, mempercepat pelayanan, dan mengubah pola kinerja yang dapat mengikuti perkembangan isu-isu terkait pemasyarakatan.

“Kepada seluruh warga binaan pemasyarakatan khususnya yang hari ini mendapatkan remisi, saya mengucapkan selamat dan mengingatkan agar menjadi insan yang taat hukum, insan yang berakhlak dan berbudi luhur serta memiliki makna dan berguna dalam hidup dan kehidupan” tutupnya. (bams)

Example 120x600
Metropolitan

“ICMI sebagai wadah kaum cendikia harus memiliki kepedulian untuk menyelesaikan permasalahan yang ada ditengah masyarakat. Setidaknya ada lima hal yang saat ini perlu mendapat perhatian serius di Kota Bekasi, “ jelas Inayatulah dikutip bekasiguide.com pada Rabu, 04 September 2024.

Metropolitan

“Kita peduli terhadap lingkungan ya, kita pernah membuat edaran kepada kelurahan untuk ditindaklanjuti kepada RT dan RW untuk mendata kembali kontrakan dan kosan. Apakah penghuninya baru atau lama. Apalagi kalo yang baru kan kita tidak tau ya aktivitasnya seperti apa jadi itu pernah kita sampaikan kepada para lurah untuk ditindaklanjuti ke RW dan RT. Jadi kepedulian masyarakat perlu juga,” kata Camat kepada media pada Rabu, 04 September 2024.